Latestbontang.co,BONTANG – Penurunan jumlah pendaftar menjadi tantangan yang mulai dirasakan sejumlah sekolah dasar negeri di Bontang pada tahun ajaran baru, termasuk di SDN 010 Bontang Utara.
Kepala SDN 010 Bontang Utara, Nuruly Kesuma Ningrum, mengungkapkan fenomena ini tidak hanya terjadi di sekolahnya, tetapi juga dialami banyak sekolah lain di wilayah Bontang.
Menurutnya, berbagai faktor diduga memengaruhi kondisi tersebut, mulai dari perubahan angka kelahiran hingga kurangnya informasi yang diterima orang tua terkait jadwal pendaftaran.
“Kalau dilihat, kemungkinan banyak faktor. Bisa karena angka kelahiran beberapa tahun lalu memang menurun, atau orang tua kurang mengetahui informasi pendaftaran,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Ia mencontohkan masih ditemukan calon siswa yang mendaftar di usia relatif lebih tua karena keterlambatan orang tua dalam mendaftarkan anak ke sekolah.
“Ada yang usianya sampai 7 tahun lebih baru daftar. Ketika ditanya alasannya, orang tuanya mengaku tidak tahu jadwal pendaftaran,” katanya.
Nuruly menilai latar belakang pendidikan orang tua juga turut memengaruhi tingkat kesadaran terhadap pentingnya pendaftaran tepat waktu.
Situasi ini berdampak pada komposisi rombongan belajar dan penyesuaian kebutuhan guru. Jika jumlah siswa terlalu sedikit, maka penataan kelas harus dilakukan agar tetap sesuai aturan administrasi pendidikan.
Meski demikian, pihak sekolah tetap berupaya maksimal menjaring peserta didik baru melalui sosialisasi kepada masyarakat dan koordinasi dengan lingkungan sekitar.
“Harapan kami tentu jumlah siswa bisa bertambah. Sosialisasi terus dilakukan supaya orang tua lebih paham pentingnya mendaftarkan anak tepat waktu,” pungkasnya.




