Advertorial

Disdikbud Apresiasi Konsistensi Sekolah Bangun Karakter Religius Siswa

Latestbontang.co,BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengapresiasi konsistensi sekolah-sekolah dalam membangun karakter religius peserta didik melalui berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin.

Upaya tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter melalui pembiasaan positif di lingkungan sekolah dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak Bontang.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, mengatakan pembentukan karakter siswa merupakan salah satu tujuan utama pendidikan yang harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada peserta didik karena lingkungan pendidikan menjadi tempat anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk belajar dan berinteraksi.

Menurutnya, kegiatan religius di sekolah dapat membantu siswa memahami pentingnya nilai moral, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian siswa agar mampu menghadapi berbagai tantangan di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Melalui pendekatan spiritual, peserta didik juga diajarkan untuk memiliki kepedulian terhadap sesama dan menghargai perbedaan.

“Pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan sangat penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, saat ini banyak sekolah di Bontang yang aktif menjalankan program pembiasaan spiritual sebelum proses belajar mengajar dimulai. Kegiatan tersebut dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti doa bersama, membaca kitab suci, kultum singkat, maupun kegiatan keagamaan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah.

Program tersebut tidak hanya melibatkan siswa, tetapi juga guru serta tenaga pendidik. Keterlibatan seluruh warga sekolah dinilai penting agar nilai-nilai yang diajarkan tidak hanya menjadi teori, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari. Dengan adanya teladan dari para pendidik, siswa akan lebih mudah memahami dan menerapkan nilai-nilai positif yang diajarkan di lingkungan sekolah.

Saparudin menilai, pembiasaan positif yang dilakukan sejak dini akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan perilaku anak hingga masa depan. Karakter yang terbentuk sejak usia sekolah cenderung akan melekat dan menjadi bagian dari kepribadian seseorang ketika memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi maupun dunia kerja. Karena itu, pendidikan karakter harus terus diperkuat dan tidak boleh dianggap sebagai program pelengkap semata.

Selain itu, kegiatan keagamaan juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih tertib, nyaman, dan kondusif. Ketika siswa terbiasa dengan nilai-nilai kedisiplinan, rasa hormat, dan tanggung jawab, suasana sekolah akan menjadi lebih harmonis sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih efektif. Kondisi tersebut pada akhirnya turut mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Disdikbud berharap seluruh sekolah dapat terus mengembangkan program pembinaan karakter sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman. Dengan dukungan semua pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat, pendidikan di Kota Bontang diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki moral, etika, dan karakter yang kuat sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button