Alami Kemarau Panjang, DPRD Bontang Dorong Pemerintah dan Warga Saling Sinergi
Latestbontang.com,BONTANG – Anggota DPRD Bontang, Yassier Arafat mendorong agar Pemerintah Daerah dan masyarakat saling bersinergi dalam menghadapi kemarau panjang yang sedang dihadapi bersama.
Ia mengimbau agar instansi terkait mulai memetakan wilayah-wilayah yang paling rentan terdampak krisis air bersih dan penurunan pasokan air baku.
Langkah mitigasi cepat perlu dilakukan karena sangat krusial agar memastikan kebutuhan mendasar masyarakat sehari-hari tetap dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.
Menurut Yassier, koordinasi antara Perumda Tirta Taman dengan dinas teknis lainnya harus diperkuat. Penyiapan armada tangki air bersih tambahan untuk mendistribusikan pasokan ke kawasan permukiman yang mulai mengalami penyusutan debit air perlu diantisipasi sejak dini.
“Pencegahan harus dilakukan mulai sekarang, jangan sampai krisis air baku menjadi masalah serius kedepannya,” ungkapnya, Sabtu (5/9/2026).
Selain itu, dia juga meminta masyarakat agar semakin bijak dan efektif dalam menggunakan air pasokan rumah tangga selama masa kemarau berlangsung.
Kesadaran untuk menghemat penggunaan air serta menampung cadangan air hujan atau pasokan distribusi secara memadai menjadi kunci penting dalam menjaga kestabilan pasokan harian.
Yassier menambahkan bahwa kondisi kemarau yang berkepanjangan tidak hanya mengancam ketersediaan air bersih, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta permukiman.
“Pemadam kebakaran dan BPBD Bontang harus selalu dalam posisi siaga penuh. Penyiapan sarana, prasarana, serta kesiapan personel secara intensif sangat diperlukan untuk merespons potensi titik api yang bisa muncul sewaktu-waktu akibat cuaca terik,” tuturnya.
Dia berharap kondisi iklim dapat segera membaik dan hujan kembali turun secara teratur. Namun sebelum situasi normal kembali, kebersamaan dan kepedulian antar warga serta pemerintah harus tetap menjadi prioritas utama.




