Advertorial

Parkiran RSUD Taman Husada Jadi Sorotan, DPRD Bontang Minta Dishub Gerak Cepat

 

Latestbontang.com,BONTANG – Banyaknya mobil pengunjung RSUD Taman Husada yang terparkir hingga ke luar wilayah Rumah Sakit menjadi sorotan masyarakat dan pengendara lainnya.

Pasalnya, kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pengendara yang melintas. Terlebih, jalur tersebut merupakan salah satu titik dengan intensitas kendaraan cukup ramai.

Fenomena tersebut juga mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib. Ia mengatakan bahwa parkir mobil yang meluber hingga ke pinggir jalan harus segera ditertibkan.

“Harus ada tindakan tegas dan respons cepat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang. Kondisi parkir yang memakan bahu jalan umum ini jelas mengganggu kenyamanan serta membahayakan keselamatan para pengguna jalan,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).

Dia menjelaskan, area sekitar RSUD Taman Husada merupakan jalur lintas utama yang menghubungkan beberapa wilayah vital di Kota Bontang. Kepadatan arus lalu lintas yang dipadukan dengan deretan mobil terparkir liar di bahu jalan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

Menurutnya, masalah keterbatasan lahan parkir di RSUD Taman Husada sebenarnya bukan isu baru. Namun, pembiaran yang berlarut-larut tanpa adanya solusi konkret justru membuat situasi semakin memprihatinkan dan mengganggu fungsi jalan raya sebagai fasilitas umum.

“Pihak Dishub bersama manajemen rumah sakit harus segera duduk bersama untuk merumuskan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa akibat kecelakaan baru semua bergerak,” terangnya.

Sahib menegaskan, Dishub Bontang harus segera menurunkan personil di lapangan untuk melakukan penertiban secara berkala, memasang rambu larangan parkir yang jelas, serta mengarahkan kendaraan pengunjung ke area parkir alternatif yang aman.

Dirinya berharap, dengan respon cepat dari Dishub serta keterbukaan manajemen RSUD Taman Husada, permasalahan parkir meluber ini dapat segera teratasi tanpa mengorbankan kenyamanan publik dan keselamatan berlalu lintas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button