Latestbontang.com,BONTANG – Kehadiran proyek kilang minyak berkapasitas 300.000 barrel per hari di kawasan industri Bontang diperkirakan tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi lainnya.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan investasi berskala besar umumnya menghasilkan efek berganda karena aktivitas pembangunan maupun operasional membutuhkan dukungan dari banyak sektor usaha.
Menurutnya, sektor transportasi, perdagangan, penginapan, katering, hingga penyedia kebutuhan harian pekerja berpotensi mengalami peningkatan aktivitas ketika proyek mulai berjalan.
“Perputaran ekonomi akan ikut meningkat karena kebutuhan proyek tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kilang, tetapi juga aktivitas pendukung yang melibatkan banyak pelaku usaha,” katanya, Jumat (5/6/2026).
Ia menilai kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai jenis usaha yang mampu menjawab kebutuhan industri tanpa harus bergantung pada satu sektor saja.
Selain itu, aktivitas ekonomi yang tumbuh dari investasi juga diperkirakan akan memperluas kesempatan usaha bagi UMKM melalui penyediaan makanan, jasa kebersihan, penyewaan kendaraan, hingga kebutuhan operasional lainnya.
DPMPTSP terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif agar setiap investasi yang masuk mampu memberikan nilai tambah terhadap perekonomian daerah secara berkelanjutan.
“Dengan dukungan seluruh sektor, kami berharap proyek strategis tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat struktur ekonomi Kota Bontang melalui pertumbuhan usaha lokal yang semakin beragam,” tandasnya. (Ra)




