Yassier Arafat Tegaskan Sopir Truk Wajib Gunakan Terpal Penutup Muatan
Latestbontang.com,BONTANG – Masyarakat Kelurahan Tanjung Laut Indah mengeluhkan banyaknya truk bermuatan koral yang tidak mengenakan terpal penutup muatan.
Hal ini menyebabkan bebatuan tersebut berjatuhan disepanjang jalan utama, kondisi itu sangat membahayakan bagi pengendara sepeda motor yang melintas.
Fenomena ini juga mendapat sorotan dari Anggota DPRD Komisi C, Yassier Arafat. Ia mengatakan bahwa seluruh pengusaha angkutan barang maupun sopir truk untuk lebih tertib dan mematuhi aturan keselamatan berlalu lintas.
“Penutupan muatan dengan terpal merupakan standar operasional yang tidak boleh diabaikan demi keselamatan bersama,” katanya, Sabtu (12/9/2026).
Dia menyampaikan, koral yang tercecer di badan jalan tidak hanya berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas, tetapi juga berpotensi merusak kendaraan pengendara lain, khususnya sepeda motor.
Sebab, ceceran batu kerikil yang tajam sangat rawan membuat pengendara tergelincir, terutama saat melaju dalam kecepatan sedang hingga tinggi.
“Laporan dari masyarakat ini harus menjadi perhatian serius, kita tidak bisa menunggu sampai jatuh korban jiwa baru bergerak. Keselamatan pengguna jalan di atas segalanya,” ujar Yassier.
Dirinya juga menuturkan, kewajiban penggunaan terpal penutup muatan sudah diatur secara mendasar dalam regulasi lalu lintas dan angkutan jalan. Setiap armada pengangkut material bangunan, seperti koral, pasir, maupun tanah, wajib mengamankan muatannya agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.
Ia meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang bersama aparat kepolisian untuk memperketat pengawasan di lapangan.
Menurutnya, langkah preventif berupa patroli rutin di ruas-ruas jalan utama Kelurahan Tanjung Laut Indah saat ini sangat mendesak untuk dilakukan.
“Jika ditemukan ada sopir truk membandel dan tetap tidak menggunakan penutup muatan, maka petugas wajib memberikan sanksi tegas, mulai dari peneguran tertulis hingga penindakan sesuai dengan hukum yang berlaku,” paparnya.
Yassier berharap seluruh pihak dapat saling bekerjasama memastikan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Baik pengusaha, supir dan penyedian koral wajib segera membenahi prosedur kerjanya.
Harapan tersebut disampaikannya agar masyarakat Kota Taman tidak lagi merasa khawatir saat berkendara karena banyaknya koral yang sangat membahayakan keselamatan.




