Advertorial

Tanaman Herbal di SDN 003 Bontang Utara Jadi Sarana Edukasi Lingkungan

 

Latestbontang.co,BONTANG – Upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini terus dilakukan SDN 003 Bontang Utara melalui berbagai program berbasis penghijauan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan tanaman herbal yang tumbuh di lingkungan sekolah. Kehadiran tanaman tersebut tidak hanya mempercantik kawasan sekolah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang mendekatkan siswa dengan alam serta mengenalkan manfaat berbagai jenis tumbuhan bagi kehidupan sehari-hari.

Kepala SDN 003 Bontang Utara, Abdillah, mengatakan pengembangan tanaman herbal menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mempertahankan predikat Adiwiyata Mandiri. Beragam jenis tanaman obat keluarga dibudidayakan di sejumlah titik area sekolah dan dirawat secara berkelanjutan oleh warga sekolah.

Menurutnya, keberadaan kebun herbal menjadi salah satu sarana pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Mereka tidak hanya mengenal nama dan jenis tanaman, tetapi juga memahami fungsi serta manfaat yang dapat dihasilkan dari tumbuhan tersebut.

“Terdapat tanaman herbal yang kemudian dimanfaatkan menjadi inovasi produk minuman dan obat-obatan,” jelasnya, Jumat (15/5/2026).

Ia menerangkan, sejumlah tanaman yang dibudidayakan di lingkungan sekolah dapat diolah menjadi minuman herbal sederhana maupun bahan pendukung pengobatan tradisional. Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada potensi sumber daya alam yang ada di sekitar mereka sekaligus belajar tentang pola hidup sehat berbasis bahan alami.

Lebih lanjut, Abdillah menilai keberadaan tanaman herbal memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran. Selain mendukung penghijauan, program tersebut membantu siswa memahami keterkaitan antara lingkungan, kesehatan, dan kehidupan manusia. Pengetahuan yang diperoleh secara langsung dinilai lebih mudah melekat dibandingkan hanya mempelajarinya melalui buku pelajaran.

Untuk memperkuat pemahaman tersebut, sekolah juga melibatkan siswa dalam berbagai aktivitas perawatan tanaman. Mulai dari menyiram, membersihkan area tanam, hingga mengamati pertumbuhan tanaman dilakukan secara rutin. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana membangun rasa tanggung jawab dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.

“Anak-anak kami libatkan dalam proses perawatan sehingga mereka dapat belajar secara langsung. Dengan begitu, mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dalam menjaga tanaman dan lingkungan,” ujarnya.

Selain kebun herbal, SDN 003 Bontang Utara juga memiliki greenhouse yang digunakan untuk mendukung pembelajaran berbasis lingkungan. Fasilitas tersebut menjadi tempat pembibitan berbagai jenis tanaman sekaligus sarana praktik bagi siswa untuk mempelajari proses pertumbuhan tanaman secara lebih terstruktur.

Di sejumlah sudut sekolah juga tumbuh pohon-pohon produktif seperti mangga dan kelengkeng. Selain menghasilkan buah, keberadaan pohon tersebut memberikan keteduhan yang membuat suasana sekolah terasa lebih sejuk dan nyaman. Area hijau yang terawat juga menjadi ruang belajar alternatif bagi siswa saat mengikuti kegiatan luar kelas.

Abdillah menuturkan seluruh program lingkungan yang dijalankan sekolah dirancang untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Lingkungan sekolah yang asri diharapkan dapat mendukung konsentrasi belajar sekaligus membentuk karakter siswa yang peduli terhadap alam.

Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih efektif apabila diterapkan melalui praktik nyata yang dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh peserta didik. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga terbiasa menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Pihak sekolah berharap berbagai inovasi yang terus dikembangkan mampu melahirkan generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. Melalui kebiasaan yang dibangun sejak usia sekolah, nilai-nilai kepedulian lingkungan diharapkan dapat terus terbawa hingga mereka dewasa dan menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button