Proyek Polder Tanjung Laut Diminta Libatkan Warga Lokal, DPRD: Jangan Cuma Dapat Debu
Latestbontang.com,BONTANG – Pembangunan Polder Tanjung Laut tak hanya menjadi perhatian karena fungsinya dalam penanganan banjir, tetapi juga menyangkut manfaat yang diterima masyarakat di sekitar lokasi proyek.
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, meminta kontraktor pelaksana membuka ruang lebih besar bagi warga sekitar untuk terlibat dalam pekerjaan proyek. Menurutnya, keberadaan proyek berskala besar semestinya turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Hal itu disampaikan Andi Faizal saat jajaran pimpinan DPRD bersama Komisi C melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Polder Tanjung Laut, Senin (10/8/2026).
Ia menilai warga yang tinggal di sekitar proyek harus mendapatkan manfaat secara langsung, bukan hanya merasakan dampak dari aktivitas pembangunan.
“Warga lokal harus dilibatkan. Jangan sampai orang sekitar cuma dapat debunya, tapi pengerjaannya justru memakai tenaga dari luar. Harus ada pemberdayaan masyarakat sekitar,” tegasnya.
Menurut Andi Faizal, keterlibatan tenaga kerja lokal menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial dari pelaksanaan proyek pemerintah. Terlebih, aktivitas pembangunan berlangsung di tengah lingkungan permukiman warga.
Selain persoalan tenaga kerja, DPRD juga menerima keluhan masyarakat mengenai dampak aktivitas proyek terhadap lingkungan sekitar. Warga mengeluhkan material tanah yang tercecer serta debu yang muncul ketika aktivitas proyek berlangsung, terutama saat cuaca panas.
Rahman Atta, warga yang bermukim di sekitar area polder, mengatakan kondisi tersebut mulai mengganggu kenyamanan masyarakat. Ia berharap kontraktor meningkatkan pengendalian debu selama pekerjaan berlangsung.
“Debunya tebal sekali, apalagi kalau cuaca panas. Anak-anak kecil yang sering main di luar mulai batuk-batuk. Kami khawatir pernapasan mereka terganggu kalau dibiarkan begini terus,” ujarnya.
Andi Faizal meminta persoalan tersebut segera ditindaklanjuti kontraktor. Ia menegaskan pembangunan infrastruktur untuk mengatasi persoalan banjir tidak boleh menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat yang berada di sekitar proyek.
“Kami minta pihak kontraktor rutin menyiram area jalan dan proyek. Jangan sampai debunya beterbangan ke rumah warga dan mengganggu kesehatan anak-anak. Pembangunan ini bagus untuk atasi banjir, tapi jangan memicu masalah baru bagi masyarakat sekitar,” katanya.
DPRD berharap pelaksanaan Polder Tanjung Laut berjalan sesuai target, namun tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar, baik dari sisi lingkungan maupun peluang ekonomi selama proyek berlangsung.




