Latestbontang.co,BONTANG – Rehabilitasi fasilitas toilet di SD Negeri 003 Bontang Utara diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan siswa selama menjalani aktivitas belajar di lingkungan sekolah. Perbaikan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan sarana dan prasarana yang layak, sehingga peserta didik dapat belajar dengan lebih tenang dan nyaman setiap harinya.
Kepala SDN 003 Bontang Utara, Abdillah, menuturkan bahwa fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan. Menurutnya, keberadaan toilet yang bersih dan berfungsi dengan baik menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi kenyamanan siswa selama berada di sekolah.
“Dengan kondisi yang lebih baik, siswa bisa merasa lebih nyaman saat berada di sekolah,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Ia menjelaskan, rehabilitasi tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga pada peningkatan fungsi fasilitas secara keseluruhan. Beberapa bagian yang mengalami kerusakan diperbaiki agar toilet dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh seluruh warga sekolah.
Program perbaikan tersebut dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan di lapangan. Langkah itu dilakukan agar setiap fasilitas yang direhabilitasi benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Menurut Abdillah, upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman tidak cukup hanya melalui penyediaan ruang kelas yang baik. Berbagai fasilitas pendukung, termasuk toilet, juga harus mendapat perhatian karena menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari siswa selama berada di sekolah.
“Semua harus saling mendukung, termasuk toilet sebagai kebutuhan dasar,” jelasnya.
Ia menilai, fasilitas sanitasi yang layak akan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan bersih. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mendukung konsentrasi belajar siswa serta meningkatkan kualitas aktivitas pendidikan secara keseluruhan.
Saat ini, proses rehabilitasi masih berlangsung dengan pengawasan dari pihak sekolah. Sejumlah pekerjaan dilakukan agar hasil perbaikan sesuai dengan kebutuhan dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Pihak sekolah optimistis rehabilitasi yang dilakukan akan membawa dampak positif, terutama dalam meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah. Selain itu, keberadaan toilet yang lebih representatif diharapkan mampu memberikan rasa nyaman bagi siswa saat menjalani kegiatan belajar mengajar.
Abdillah menambahkan bahwa keberhasilan menjaga kualitas fasilitas sekolah tidak hanya bergantung pada proses pembangunan atau perbaikan, tetapi juga pada kesadaran seluruh warga sekolah dalam merawatnya. Karena itu, pihaknya mengajak siswa, guru, dan seluruh elemen sekolah untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah diperbaiki.
“Kalau dijaga bersama, manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” tutupnya.




