Advertorial

PAUD Terpadu Al-Hikmah Pastikan Program Mabit Terus Berlanjut dengan Konsep Baru

Latestbontang.co,BONTANG – Satuan PAUD Terpadu Al-Hikmah berkomitmen melanjutkan program Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) sebagai salah satu agenda unggulan dalam pembentukan karakter peserta didik. Ke depan, kegiatan tersebut akan terus dikembangkan dengan konsep yang lebih variatif agar tetap menarik bagi anak-anak.

Kepala Satuan PAUD Terpadu Al-Hikmah, Khanah Masruhah, menjelaskan program Mabit telah menjadi bagian penting dalam pembelajaran karakter di lingkungan sekolah. Setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, kegiatan ini kembali berjalan secara rutin sejak 2023.

Ia mengatakan pelaksanaan Mabit tidak lagi hanya sekadar menginap di sekolah, tetapi terus mengalami penyesuaian konsep agar anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda pada setiap pelaksanaannya.

“Kami terus melakukan evaluasi dan pembaruan konsep. Tujuannya supaya anak-anak tidak merasa jenuh, sehingga setiap kegiatan selalu menghadirkan pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus mendidik,” kata Khanah, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, perubahan format dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Aktivitas yang disusun mencakup pembiasaan ibadah, permainan edukatif, kegiatan kreatif, hingga sesi kebersamaan yang dirancang untuk melatih keberanian dan tanggung jawab.

Rangkaian kegiatan biasanya dimulai setelah salat Jumat dan berlanjut hingga malam hari. Anak-anak mengikuti salat berjamaah, murojaah hafalan, permainan kelompok, hingga penampilan kreatif yang membuat suasana lebih hidup.

Khanah menuturkan, variasi konsep ini penting agar peserta didik selalu antusias mengikuti kegiatan. Dengan pendekatan tersebut, nilai-nilai pendidikan karakter dapat ditanamkan secara alami melalui pengalaman langsung.

“Setiap tahun kami berusaha menghadirkan suasana yang berbeda. Bisa dari susunan kegiatan, bentuk permainan, maupun aktivitas kebersamaan lainnya agar anak-anak merasa selalu mendapatkan hal baru,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, sekolah tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan. Peserta putra dan putri ditempatkan di ruang terpisah, sementara setiap ruangan didampingi guru yang bertugas melakukan pengawasan penuh selama kegiatan berlangsung.

Ia menegaskan, keberlanjutan program ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menciptakan metode pembelajaran yang tidak monoton. Dengan inovasi yang terus dilakukan, Mabit diharapkan tetap menjadi sarana efektif dalam membangun karakter mandiri, disiplin, dan religius pada anak sejak usia dini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button