DPMPTSP Ingatkan Bahaya Sampah, Jumat Bersih di Gusung Jadi Upaya Pencegahan Banjir dan Penyakit
Latestbontang.com,BONTANG – Persoalan sampah tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan, tetapi juga dapat memicu berbagai masalah kesehatan dan bencana lingkungan. Karena itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus mendukung gerakan kebersihan melalui pelaksanaan Jumat Bersih di kawasan Gusung, Kelurahan Guntung.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Pemerintah Kota Bontang yang mengajak seluruh OPD terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kawasan Gusung dipilih sebagai lokasi kegiatan setelah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait. Wilayah yang berada di tengah perairan itu menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapatkan perhatian karena rentan terhadap penumpukan sampah yang terbawa arus laut.
“Kami mengikuti jadwal yang telah ditetapkan DLH. Setelah berkoordinasi, kegiatan Jumat Bersih kali ini dipusatkan di kawasan Gusung,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Untuk mencapai lokasi, petugas DPMPTSP harus menggunakan transportasi laut. Sebanyak 10 personel diterjunkan dengan membawa berbagai alat kebersihan untuk membersihkan area permukiman dan lingkungan sekitar.
Aspiannur menjelaskan, persoalan sampah yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan dampak yang cukup serius. Selain mencemari lingkungan, sampah yang menumpuk berpotensi menyumbat saluran air dan meningkatkan risiko banjir saat musim hujan.
Tak hanya itu, tumpukan sampah juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya berbagai sumber penyakit yang membahayakan kesehatan masyarakat. Karena itu, upaya pembersihan lingkungan harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kami ingin mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya soal keindahan kota. Ini juga berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan Jumat Bersih merupakan salah satu bentuk edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Dengan melihat keterlibatan pemerintah dalam membersihkan kawasan permukiman, diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Menurut dia, keberhasilan menjaga kebersihan Kota Bontang tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah. Diperlukan partisipasi aktif masyarakat agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
“Harapannya budaya hidup bersih semakin tumbuh di tengah masyarakat. Jika kebersihan terjaga, maka kualitas lingkungan dan kesehatan warga juga akan semakin baik,” tutupnya. (Ra)




