Latestbontang.co,BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengajak masyarakat ikut menjaga rumah adat Kutai di Kelurahan Guntung agar tetap terawat dan bisa terus dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa, mengatakan kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan karena rumah adat tersebut merupakan aset budaya yang terbuka untuk umum.
Ia menyebut setiap pengguna memiliki tanggung jawab menjaga kebersihan maupun keamanan bangunan selama kegiatan berlangsung.
“Karena dipakai bersama, tentu semua pengguna juga harus ikut menjaga fasilitas yang ada,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurut Arfa, di dalam rumah adat terdapat sejumlah ornamen dan simbol budaya khas Kutai yang perlu mendapat perhatian khusus. Beberapa di antaranya seperti patung Lembuswana dan ornamen burung kuntul perak.
Ia menjelaskan, pemerintah sengaja tidak memberlakukan biaya sewa agar masyarakat lebih mudah memanfaatkan fasilitas budaya tersebut. Pengguna hanya diminta menyesuaikan kebutuhan listrik selama pemakaian.
Disdikbud berharap rumah adat Kutai tidak sekadar menjadi bangunan pajangan, tetapi benar-benar menjadi pusat aktivitas budaya dan sosial masyarakat di Kota Bontang.
Dengan semakin banyak masyarakat yang datang dan berkegiatan di lokasi tersebut, nilai pelestarian budaya lokal dinilai akan semakin tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.




