Latestbontang.co,BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan penerimaan siswa antara sekolah negeri dan swasta dalam pelaksanaan perpanjangan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.
Disdikbud mengingatkan agar sekolah negeri tidak hanya fokus pada pemenuhan kuota, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan ekosistem pendidikan secara menyeluruh.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menegaskan bahwa sekolah swasta memiliki posisi strategis dalam mendukung layanan pendidikan di Kota Bontang. Karena itu, proses perpanjangan SPMB harus dilakukan dengan mempertimbangkan data calon siswa secara cermat agar tidak terjadi perebutan peserta didik yang sudah lebih dulu diterima di sekolah swasta.
Ia menyebutkan, hubungan antara sekolah negeri dan swasta harus dibangun atas dasar kolaborasi, bukan kompetisi yang merugikan salah satu pihak. Kehadiran sekolah swasta selama ini telah membantu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Sekolah swasta adalah mitra kita dalam mencerdaskan anak-anak Bontang. Karena itu, kita harus saling menjaga agar proses penerimaan berjalan adil dan tidak saling tumpang tindih,” katanya, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, perpanjangan pendaftaran yang dilakukan saat ini semata-mata bertujuan mengisi kuota kosong yang masih tersedia di beberapa sekolah negeri. Kebijakan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai upaya menambah kapasitas di luar ketentuan yang sudah ditetapkan.
Disdikbud pun meminta seluruh panitia penerimaan melakukan pengecekan silang terhadap status pendaftaran calon murid. Langkah ini dianggap penting untuk memastikan setiap peserta didik terdata secara pasti dan tidak tercatat di dua lembaga pendidikan sekaligus.
“Yang kami jaga adalah keteraturan sistem. Kalau ada siswa yang sudah diterima di sekolah swasta, maka itu harus dihormati agar distribusi peserta didik tetap proporsional,” jelasnya.
Melalui sinergi yang kuat antara sekolah negeri dan swasta, Disdikbud optimistis pelaksanaan SPMB di Kota Bontang dapat berjalan lancar, tertib, serta mampu memberikan ruang belajar yang merata bagi seluruh anak usia sekolah.




