Sudiyo Tak Siapkan Bekal Khusus Jadi Legislator, Pilih Andalkan Komitmen dan Kedisiplinan
Latestbontang.com,BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang yang baru dilantik, Sudiyo, memilih tidak menyiapkan bekal khusus sebelum menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Bagi politisi PDI Perjuangan itu, menjalankan fungsi legislatif lebih membutuhkan komitmen dan kedisiplinan dalam mengikuti setiap tugas kedewanan.
Sudiyo resmi dilantik sebagai Anggota DPRD Bontang melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Ia menggantikan almarhum Maming dan kini ditempatkan sebagai Anggota Komisi C DPRD Bontang.
Usai mengikuti prosesi pelantikan dalam Rapat Paripurna ke-14 Masa Persidangan I di Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (29/9/2026), Sudiyo mengatakan dirinya tidak memiliki persiapan khusus untuk menjalankan amanah barunya tersebut.
“Saya rasa semuanya itu tergantung dari kitanya saja,” kata dia.
Menurutnya, tugas sebagai anggota DPRD telah memiliki mekanisme dan agenda yang jelas. Karena itu, ia menilai kedisiplinan untuk mengikuti agenda dewan menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan tugas.
“Tugas-tugas di dewan ini kan sudah ada, jadi kita paling tidak ya rajin datang, rajin mengikuti kegiatan-kegiatan, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Sudiyo bahkan menegaskan tidak ada bekal khusus yang disiapkannya sebelum resmi menempati kursi DPRD Bontang.
“Tidak punya persiapan khusus, tidak ada,” tegasnya.
Meski demikian, ia menyadari posisi sebagai anggota DPRD tidak hanya berkaitan dengan mengikuti agenda internal lembaga. Sebagai wakil rakyat, dirinya juga dituntut untuk mengetahui dan mengawal aspirasi masyarakat, khususnya dari daerah pemilihan (dapil) Bontang Selatan.
Untuk hal tersebut, Sudiyo menyebut agenda resmi DPRD, seperti reses maupun tinjauan lapangan, akan menjadi ruang baginya untuk mulai turun dan mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat.
“Kita belum reses ya. Biasanya aspirasi itu melalui reses dan tinjauan-tinjauan,” ungkapnya.
Sudiyo mengakui dirinya belum banyak turun langsung ke masyarakat dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD. Karena baru dilantik, ia masih akan mengikuti tahapan dan agenda kedewanan sebelum nantinya mulai menjalankan penyerapan aspirasi secara langsung.
“Saya pun juga belum pernah turun ke masyarakat yang sesungguhnya,” katanya.
Ia memastikan aspirasi yang nantinya disampaikan masyarakat akan menjadi bagian yang akan diperhatikan dalam menjalankan tugasnya sebagai legislator.
“Nanti kalau ada aspirasi yang datang dari masyarakat, pasti akan kita perjuangkan,” pungkasnya.




