Latestbontang.co,BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) membuka open recruitment guru pengganti tahun 2026 sebagai langkah memperkuat pemerataan layanan pendidikan di seluruh sekolah negeri. Rekrutmen tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga pengajar di berbagai wilayah.
Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha mengatakan, kebutuhan guru di setiap sekolah berbeda-beda sehingga pemerintah perlu melakukan penyesuaian penempatan tenaga pendidik sesuai kondisi lapangan. Karena itu, peserta yang lolos nantinya harus siap ditempatkan sesuai kebutuhan pemerintah daerah.
Ia menuturkan, pemerataan guru menjadi salah satu fokus penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, sekolah yang kekurangan tenaga pengajar berpotensi mengalami hambatan dalam proses belajar mengajar apabila tidak segera dipenuhi kebutuhannya.
“Pemerintah ingin memastikan seluruh siswa mendapatkan hak pendidikan yang sama. Karena itu, tenaga pengajar harus tersedia dan terdistribusi dengan baik di setiap sekolah,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Dalam rekrutmen tahun ini, tersedia 65 formasi yang mencakup berbagai bidang pelajaran dan jenjang pendidikan. Formasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan riil sekolah berdasarkan evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang.
Dirinya menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara bertahap agar pemerintah benar-benar mendapatkan guru yang siap bekerja dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah tempat mereka bertugas. Selain kemampuan akademik, kesiapan mental dan komitmen mengajar juga menjadi perhatian utama.
Ia menilai guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan daerah. Oleh sebab itu, pemerintah ingin menghadirkan tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu membangun karakter siswa melalui proses pembelajaran yang baik.
“Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan. Guru juga memiliki tanggung jawab membentuk sikap, disiplin dan masa depan anak-anak kita,” katanya.
Disdikbud Bontang berharap program rekrutmen guru pengganti ini dapat membantu sekolah menjalankan pembelajaran secara maksimal sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan daerah. Pemerintah juga meminta seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan jujur dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan.




