DPRD Bontang Ajak Solidaritas Bantu Warga, Jangan Biarkan Kemiskinan Tertutup Gemerlap Investasi
Latestbontang.com,BONTANG – Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengajak seluruh elemen pemerintah menunjukkan solidaritas setelah ditemukannya seorang nenek pengidap stroke yang tinggal bersama tiga cucunya di rumah tidak layak huni di Kelurahan Bontang Kuala.
Menurut Sahib, kondisi tersebut menjadi ironi di tengah pesatnya pembangunan dan besarnya investasi yang masuk ke Kota Bontang.
Ia menegaskan, sebagai kota industri sekaligus kota layak huni, pemerintah tidak boleh membiarkan masih ada masyarakat yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan.
“Jangan sampai masyarakat hidup dalam kesusahan di tengah hingar bingar pembangunan dan investasi yang terus berjalan,” katanya, Kamis (14/7/2026).
Sahib menilai, apabila program bedah rumah mengalami keterbatasan anggaran atau proses realisasinya membutuhkan waktu, pemerintah perlu mencari solusi cepat agar warga tetap mendapat bantuan.
Salah satu gagasan yang disampaikannya ialah membangun aksi solidaritas di lingkungan pemerintah, khususnya OPD terkait, melalui penggalangan bantuan secara sukarela untuk meringankan beban keluarga tersebut.
Menurutnya, langkah kemanusiaan seperti itu dapat menjadi solusi sementara sambil menunggu bantuan resmi dari pemerintah terealisasi.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut membantu, karena penanganan persoalan sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Sahib berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari besarnya investasi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah memastikan setiap warganya hidup dengan layak dan bermartabat.




