DPPKB Kutim Perkuat Program Percepatan Penurunan Stunting Lewat Mandatori Pendidikan dan Penguatan TPK

Sangatta – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya terkait percepatan penurunan angka stunting.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui dua program utama, yakni pelaksanaan mandatori pendidikan dan peningkatan kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di seluruh kecamatan. Kedua program ini juga dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana mandatori pendidikan guna memperkuat kualitas layanan di lapangan.
Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap inovasi daerah yang telah diimplementasikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Anggaran dana mandatori pendidikan mencapai sekitar Rp4 miliar, sementara program Cap Jempol mendapatkan alokasi sekitar Rp6 miliar,” ujarnya belum lama ini.
Dia berharap, anggaran tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di seluruh kecamatan serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun generasi Kutim yang unggul dan berdaya saing.
“Semoga program ini dapat menekan angka stunting di Kutai Timur,” tutupnya.
(adv)




