Latestbontang.co,BONTANG – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya program keluarga berencana (KB) sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
Kepala DP3AKB Bontang, Bakhtiar Mabe, mengatakan program KB tidak hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membantu keluarga merencanakan masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, melalui program KB, pasangan usia subur dapat mengatur jarak kelahiran, merencanakan kehamilan secara matang, serta memastikan kebutuhan anak dapat terpenuhi secara optimal.
“Kesadaran masyarakat untuk ber-KB perlu terus ditingkatkan. Dengan perencanaan keluarga yang baik, orang tua dapat lebih siap memenuhi kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan anak,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, DP3AKB kembali menggelar pelayanan KB gratis bagi masyarakat di sejumlah fasilitas kesehatan selama Juni 2026. Layanan ini terbuka bagi seluruh warga yang ingin mendapatkan akses kontrasepsi secara mudah dan gratis.
Berbagai metode kontrasepsi disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pil KB, suntik, kondom, hingga metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD dan implan. Seluruh layanan dapat diakses tanpa dipungut biaya.
Tak hanya itu, DP3AKB juga menyiapkan insentif sebesar Rp50 ribu bagi akseptor yang memilih Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) jenis IUD maupun implan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan kontrasepsi yang lebih efektif dan berjangka panjang.
Ia berharap program pelayanan KB gratis yang rutin dilaksanakan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya pasangan usia subur yang ingin merencanakan kehamilan secara sehat dan bertanggung jawab.
“Melalui program KB, masyarakat dapat merencanakan kehamilan, mengatur jarak kelahiran, serta membatasi jumlah anak sesuai kemampuan keluarga sehingga kesejahteraan keluarga dapat lebih terjaga,” katanya.
Adapun pelayanan KB gratis akan dilaksanakan di empat lokasi berbeda. Pada 4 Juni 2026, layanan digelar di Klinik An’am, Jalan WR Soepratman, RT 26, Berebas Tengah. Selanjutnya pada 17 Juni 2026 di Klinik Endra, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Loktuan.
Kemudian pada 18 Juni 2026 pelayanan berlangsung di Klinik Satelit 1, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Satimpo, dan pada 23 Juni 2026 di Klinik Rahman, Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Bontang Baru.
Bakhtiar menjelaskan, pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 11.00 Wita. Masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut cukup membawa fotokopi KTP dan Kartu KB apabila telah memiliki.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi petugas penyuluh KB di masing-masing kecamatan, yakni Pak Zubair (Bontang Utara), Mba Ika (Bontang Selatan), Bung Peri (Bontang Barat), dan Mas Janna (Bontang Lestari). (Re)




