AdvertorialDiskominfo Kutim

Disdikbud Kutim Tegaskan Komitmen Tingkatkan SDM Lewat Program Beasiswa Emas Daerah

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) terus memperkuat agenda pengembangan sumber daya manusia (SDM) daerah. Salah satu program strategis yang kembali ditekankan adalah Beasiswa Emas Daerah, skema pendanaan pendidikan yang dirancang bukan hanya sebagai bantuan biaya kuliah, tetapi sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Kutim.

Kepala DISDIKBUD Kutim, Mulyono, menyebut Beasiswa Emas Daerah disusun melalui mekanisme seleksi ketat yang menitikberatkan pada kualitas akademik dan potensi leadership. “Kami melakukan serangkaian tes untuk menyaring siswa-siswi yang benar-benar memiliki potensi kuat. Jadi bukan sekadar membantu biaya, tetapi menyiapkan talenta masa depan Kutim,” ujarnya di ruang kerjanya, Selasa (02/12/2025).

Setiap tahun, Pemkab Kutim mengirim 50 pelajar berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di tiga perguruan tinggi terbaik di Indonesia: Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Program ini sekaligus menjadi jalur percepatan pemerataan SDM unggul asal Kutim.

“Mereka adalah putra-putri daerah yang kita bina dari awal. Harapannya, setelah menyelesaikan studi, mereka dapat kembali dan ikut membangun daerah ini dengan ilmu yang mereka dapatkan,” kata Mulyono.

Ia menegaskan program Beasiswa Emas Daerah menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam mencetak generasi yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dalam kompetisi global yang semakin kompetitif. Pemerintah melihat SDM unggul sebagai fondasi utama percepatan pembangunan Kutim.

Lebih jauh, Mulyono juga mengungkapkan bahwa sejumlah alumni program ini telah menunjukkan prestasi gemilang. Banyak di antara mereka yang kini bekerja di instansi pemerintah maupun sektor strategis lainnya. “Sebagian sudah berkarier di bidang teknologi informasi, kesehatan, riset kebijakan, dan berbagai sektor yang membutuhkan kemampuan analitis tinggi,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa program ini akan terus diperkuat dan dikembangkan sesuai kebutuhan zaman. “Kami ingin memastikan Kutim tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga kaya sumber daya manusia yang mumpuni,” tutupnya. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button