Advertorial

Bakhtiar Mabe Fokus Tangani Kenakalan Remaja Usai Resmi Pimpin DP3AKB Bontang

Latestbontang.co, BONTANG – Usai dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang pada Kamis (21/5/2026), Bakhtiar Mabe resmi melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang.

Dalam kesempatan itu, Bakhtiar menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan baik di DP3AKB. Sementara itu, program yang dinilai belum optimal akan dievaluasi dan diperkuat agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Menurutnya, salah satu perhatian utama yang akan menjadi fokus DP3AKB ke depan adalah persoalan kenakalan remaja yang belakangan menjadi sorotan. Fenomena penyalahgunaan zat adiktif seperti ngelem serta penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda dinilai perlu mendapat penanganan serius melalui kolaborasi lintas sektor.

“Paling tidak melanjutkan yang sudah ada. Kalau yang bagus-bagus dilanjutkan, kalau yang belum ada nanti diadakan. Kemudian ada arahan Pak Wali dan Bu Wali bahwa sekarang ini marak anak-anak muda yang ngelem, anak-anak muda yang narkoba sehingga memang harus diberantas,” ujar Bakhtiar.

Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata karena mayoritas pelakunya berada pada usia remaja dan pelajar. Kondisi itu dinilai berpotensi menghambat upaya mencetak generasi berkualitas yang menjadi bagian dari target Indonesia Emas 2045.

Bakhtiar menjelaskan, salah satu tugas penting DP3AKB adalah memastikan generasi muda memiliki kesiapan untuk menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan. Karena itu, pembinaan terhadap remaja akan menjadi salah satu prioritas yang terus diperkuat dalam program kerja dinas.

Ke depan, DP3AKB berencana meningkatkan kegiatan pembinaan dengan melibatkan tim yang turun langsung ke lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak remaja dan memberikan edukasi yang berkelanjutan terkait bahaya penyalahgunaan zat adiktif serta pentingnya mengembangkan potensi diri.

“Bagaimana supaya bisa turun ke lapangan. Pokoknya membina para remaja kita supaya bisa lebih produktif lagi,” katanya.

Selain itu, Bakhtiar mengungkapkan sejumlah program yang sempat berjalan kurang maksimal akan kembali diaktifkan. Program-program yang telah memberikan dampak positif akan ditingkatkan cakupannya, sedangkan kegiatan yang mengalami kendala akan dievaluasi dan diperkuat agar dapat berjalan lebih efektif.

Ia berharap seluruh upaya tersebut dapat berjalan dengan baik melalui dukungan seluruh jajaran DP3AKB dan para pemangku kepentingan lainnya. Dengan begitu, pembinaan generasi muda di Kota Bontang dapat semakin optimal dan mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas di masa mendatang.

“Mudah-mudahan program-program yang sempat macet bisa kita galakkan kembali. Yang sudah berjalan kita tingkatkan lagi, sementara yang masih rendah kita hidupkan kembali agar bisa berjalan dengan baik,” tutupnya. (Re)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button