DPRD Bontang Soroti Kualitas Perlengkapan Sekolah Gratis untuk Siswa
Latestbontang.com,BONTANG – Program penyediaan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa di Kota Bontang mendapat perhatian dari DPRD. Kebijakan tersebut dinilai tidak cukup hanya memastikan seluruh siswa menerima bantuan, tetapi juga harus menjamin barang yang diberikan memiliki kualitas dan spesifikasi yang sesuai kebutuhan.
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, mengatakan perlengkapan seperti seragam, tas, dan sepatu merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas belajar siswa. Karena itu, proses pengadaan hingga distribusinya perlu mendapat pengawasan agar manfaat program benar-benar dirasakan peserta didik.
Menurutnya, jangan sampai bantuan yang telah disiapkan pemerintah justru tidak diterima secara lengkap oleh siswa atau tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pendataan penerima menjadi salah satu tahapan yang harus diperhatikan untuk mencegah terjadinya persoalan saat pendistribusian.
“Jangan sampai ada temuan siswa yang tidak mendapatkan bantuan itu, karena kebijakan ini sangat membantu pihak orang tua,” katanya, Selasa (11/8/2026).
Dirinya juga menekankan pentingnya memastikan perlengkapan yang diterima siswa memiliki kualitas yang layak. Menurutnya, bantuan pendidikan semestinya tidak hanya mengejar terpenuhinya jumlah barang, tetapi juga mempertimbangkan daya tahan sehingga dapat digunakan dalam aktivitas sekolah.
Ia mencontohkan, kualitas bahan seragam, ketahanan tas, serta ukuran dan kualitas sepatu perlu menjadi perhatian dalam proses pengadaan. Spesifikasi tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa agar barang tidak mudah rusak maupun tidak nyaman ketika digunakan.
“Jika cepat rusak, justru malah menambah beban anggaran lagi karena harus melakukan pengadaan untuk barang serupa,” tuturnya.
Selain kualitas barang, ketepatan waktu penyaluran juga dinilai penting. Perlengkapan sekolah idealnya sudah diterima siswa ketika dibutuhkan sehingga tidak mengganggu kesiapan mereka mengikuti proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.
Saeful meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang melakukan pengawalan menyeluruh terhadap program tersebut. Mulai dari proses perencanaan, lelang, pendataan penerima, hingga distribusi ke sekolah perlu dipastikan berjalan sesuai ketentuan.
Ia berharap program perlengkapan sekolah gratis tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan material siswa. Lebih jauh, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban orang tua sekaligus menciptakan kondisi belajar yang lebih nyaman bagi siswa di Kota Bontang.




