Advertorial

Rencana Reklamasi Pantai Jadi Daya Tarik Investasi Bontang di Forum Bisnis APEKSI

 

Latestbontang.com,BONTANG – Rencana pengembangan kawasan reklamasi pantai akan menjadi salah satu materi yang dipromosikan Pemerintah Kota Bontang dalam Forum Bisnis Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Medan.

Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel, mengatakan reklamasi pantai menjadi bagian penting dari strategi pengembangan kawasan industri dan ekonomi baru di Kota Bontang.

Menurutnya, terdapat beberapa lokasi reklamasi yang telah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah dan memiliki prospek untuk mendukung investasi skala besar.

Salah satunya adalah lokasi rencana pembangunan kilang minyak dengan luas sekitar 93,55 hektare. Selain itu terdapat rencana tambahan kawasan peruntukan industri di Bontang Lestari seluas sekitar 450 hektare serta perluasan Tempat Pelelangan Ikan atau Pelabuhan Perikanan Indonesia seluas sekitar 1,64 hektare.

“Pengembangan kawasan reklamasi ini dirancang untuk mendukung kebutuhan investasi masa depan sekaligus memperkuat fungsi kawasan industri dan pelabuhan,” jelasnya, Sabtu (27/6/2026).

Selain kawasan reklamasi, pemerintah juga telah menetapkan area reklamasi seluas 138,60 hektare yang berada di Kelurahan Satimpo dan Bontang Lestari sebagai bagian dari kawasan peruntukan industri.

Karel menilai ketersediaan lahan pengembangan tersebut menjadi salah satu keunggulan Bontang dibanding sejumlah daerah lain yang memiliki keterbatasan ruang untuk ekspansi industri.

Melalui Forum Bisnis APEKSI 2026, DPMPTSP berharap dapat memperkenalkan berbagai rencana pengembangan tersebut kepada investor potensial dari dalam maupun luar daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Bontang masih memiliki ruang yang luas untuk pengembangan investasi, baik di sektor industri, logistik maupun sektor pendukung lainnya,” pungkasnya. (Ra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button