Booklet Investasi Jadi Ajakan Kolaborasi, DPMPTSP Perkuat Kepercayaan Investor ke Bontang
Latestbontang.com,BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menjadikan penerbitan booklet Arah Kebijakan dan Strategi Penguatan Iklim Investasi Kota Bontang sebagai salah satu langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan calon investor maupun pelaku usaha yang telah berinvestasi di daerah tersebut. Dokumen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.
Booklet itu memuat arah kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan investasi, strategi pengembangan sektor unggulan, hingga upaya peningkatan kualitas pelayanan perizinan. Melalui informasi yang disajikan secara ringkas dan mudah dipahami, pemerintah berharap investor memperoleh gambaran yang jelas mengenai potensi serta peluang pengembangan usaha di Kota Bontang.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi faktor penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan keberhasilan investasi bukan semata diukur dari besarnya nilai modal yang masuk ke suatu daerah, tetapi juga dari kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga keberlanjutan pembangunan.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor yang ingin tumbuh bersama Bontang. Kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menjelaskan booklet tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian informasi kepada calon investor. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap suatu daerah.
Ia mengatakan DPMPTSP terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari penyederhanaan proses pelayanan perizinan, peningkatan kualitas sumber daya aparatur, hingga pemanfaatan layanan digital agar proses investasi dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
“Kami ingin investor melihat Bontang sebagai daerah yang siap berkolaborasi. Seluruh sistem pelayanan kami terus diperkuat agar investasi dapat berjalan lebih cepat dan terarah,” kata dia.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran booklet tersebut juga diharapkan menjadi referensi bagi investor dalam memahami arah pembangunan ekonomi Kota Bontang. Dengan adanya kesamaan pemahaman antara pemerintah dan pelaku usaha, peluang kerja sama diyakini akan semakin terbuka.
Melalui pendekatan yang mengedepankan kolaborasi, pelayanan prima, serta kepastian informasi, Pemerintah Kota Bontang optimistis mampu memperkuat daya saing investasi daerah. Langkah tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan investor sehingga mampu mendorong lahirnya investasi baru yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bontang. (Ra)




