Murid Paket A SPNF SKB Bontang Ikuti Program PERSIA, Tingkatkan Minat Literasi Sejak Dini
Latestbontang.co,BONTANG – Murid-murid Paket A SPNF SKB Kota Bontang mengikuti Program Perpustakaan Ramah Disabilitas dan Lansia (PERSIA) yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Senin (25/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh murid Paket A kelas 1, 4, 5, dan 6. Selama kegiatan berlangsung, para peserta didik didampingi oleh wali kelas, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) SPNF SKB Kota Bontang.
Kepala SPNF SKB Kota Bontang, Hairul Saleh, mengatakan keikutsertaan peserta didik dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menumbuhkan budaya literasi sekaligus mengenalkan fasilitas perpustakaan kepada anak-anak.
“Program ini sangat positif karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta didik. Mereka tidak hanya membaca buku, tetapi juga mengenal lingkungan perpustakaan dan berbagai aktivitas kreatif yang dapat meningkatkan minat literasi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak berkeliling lingkungan perpustakaan untuk mengenal berbagai layanan dan fasilitas yang tersedia. Selain itu, mereka juga mengikuti sesi literasi bersama yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan pemahaman terhadap bahan bacaan.
Tidak hanya itu, murid-murid juga diberi kesempatan membuat karya pembatas buku sebagai sarana mengembangkan kreativitas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menonton film edukasi yang dikemas secara menarik sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.
Hairul menilai pendekatan pembelajaran yang interaktif seperti ini mampu membuat anak-anak lebih antusias dalam belajar dan membaca.
“Anak-anak terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Pengalaman seperti ini penting untuk membangun kebiasaan membaca dan memperluas wawasan mereka sejak usia dini,” katanya.
Ia berharap kerja sama antara SPNF SKB Kota Bontang dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dapat terus berlanjut melalui berbagai program literasi lainnya.
“Melalui kegiatan seperti PERSIA, kami berharap peserta didik semakin dekat dengan dunia literasi dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” tutupnya.




