Advertorial

Raperda Penanaman Modal Perkuat Sinergi Promosi Investasi Bontang dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi

 

Latestbontang.com,BONTANG – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal tidak hanya mengatur strategi promosi investasi di tingkat daerah, tetapi juga memperkuat sinergi Pemerintah Kota Bontang dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan daya saing Bontang dalam memperebutkan investasi di tengah persaingan antardaerah.

Melalui regulasi yang tengah dibahas bersama DPRD, Pemerintah Kota Bontang ingin memastikan setiap program promosi investasi berjalan selaras dengan kebijakan nasional maupun provinsi. Dengan demikian, berbagai potensi unggulan daerah dapat dipromosikan melalui agenda investasi yang lebih luas dan mampu menjangkau lebih banyak calon investor.

Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Bontang, Karel, mengatakan koordinasi lintas pemerintahan menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan promosi investasi. Menurutnya, promosi yang dilakukan secara bersama akan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan apabila masing-masing daerah bergerak sendiri-sendiri.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah tetap memiliki peran utama dalam memperkenalkan peluang investasi yang dimiliki Bontang. Namun, dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi akan memperluas akses promosi melalui berbagai forum investasi, pameran nasional maupun internasional, serta jaringan calon investor yang lebih luas.

Selain memperkuat koordinasi, Raperda Penyelenggaraan Penanaman Modal juga mengatur penyediaan sarana promosi investasi yang menjadi tanggung jawab DPMPTSP. Berbagai media promosi akan dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi mengenai potensi investasi, sektor unggulan, peluang usaha, hingga kemudahan perizinan yang tersedia di Kota Bontang.

“Pemerintah daerah menyelenggarakan promosi untuk menarik calon penanam modal potensial,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, promosi investasi tidak cukup hanya dilakukan melalui publikasi di media. Pemerintah juga akan memanfaatkan forum bisnis, kegiatan pameran, hingga pertemuan langsung dengan investor potensial agar komunikasi dapat terjalin lebih efektif. Strategi tersebut diharapkan mampu membangun kepercayaan investor sebelum memutuskan menanamkan modal di Kota Bontang.

Karel menilai sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat akan memperkuat posisi Bontang sebagai salah satu daerah tujuan investasi di Kalimantan Timur. Apalagi, daerah memiliki berbagai potensi ekonomi yang masih dapat dikembangkan melalui masuknya investasi baru di berbagai sektor.

Ia berharap penguatan promosi yang diatur dalam Raperda Penyelenggaraan Penanaman Modal mampu meningkatkan realisasi investasi di Kota Bontang. Semakin banyak investasi yang masuk, semakin besar pula peluang terciptanya pertumbuhan ekonomi, peningkatan aktivitas usaha, dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. (Ra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button