PPU Bidik Pembinaan Atlet Muda, Disdikpora Prioritaskan Perbaikan Cabor Tertinggal

PENAJAM — Kontingen Penajam Paser Utara (PPU) menuntaskan ajang POPDA XVII Kaltim 2025 dengan menempati peringkat kelima. Meskipun dianggap sebagai hasil yang cukup menggembirakan, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU menilai masih diperlukan pembinaan yang lebih terarah untuk cabang olahraga yang belum tampil maksimal.
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, mengungkapkan bahwa beberapa cabang olahraga, seperti senam, karate, dan menembak, masih memerlukan perhatian lebih karena belum mampu bersaing dengan baik.
“Alhamdulillah PPU berada di posisi lima besar. Tetapi ke depan, fokus kami adalah memperkuat pembinaan pada cabor yang masih tertinggal, termasuk senam, karate, dan menembak,” ujar Andi pada Jumat (28/11/2025).
Menurutnya, pembinaan akan dimulai dari tingkat sekolah yang memiliki potensi menghasilkan atlet muda berbakat. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pelatih profesional demi mendukung pembinaan jangka panjang yang lebih serius.
“Kami ingin setiap sekolah mendapatkan pendampingan dari pelatih profesional. Tahun depan juga direncanakan pembukaan kelas olahraga, salah satunya untuk karate,” jelasnya.
Andi menambahkan bahwa karate sebenarnya berpeluang menyumbang medali, namun tahun ini PPU tidak menurunkan atlet di cabor tersebut akibat kekosongan pemain. Kondisi ini, tegasnya, menjadi bahan evaluasi dalam persiapan menuju kompetisi berikutnya. (adv)




