Advertorial

DPMPTSP Bontang Dorong Pengambilan Keputusan Investasi Berbasis Kajian, Bukan Asumsi

 

Latestbontang.com,BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat budaya pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan investasi. Pendekatan tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar didasarkan pada hasil kajian, bukan sekadar asumsi atau pertimbangan sesaat.

Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Kota Bontang, Karel, mengatakan proses telaah menjadi tahapan penting sebelum pemerintah memberikan keputusan terhadap suatu rencana investasi.

“Semua harus dilihat secara menyeluruh. Kami tidak ingin keputusan diambil terburu-buru. Harus ada kajian sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi daerah,” katanya, Jumat (17/6/2026).

Menurutnya, pendekatan berbasis kajian juga membantu pemerintah melihat berbagai peluang yang dapat dikembangkan dari suatu investasi. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih tepat sasaran.
Ia menambahkan, budaya kerja yang mengedepankan analisis akan terus diperkuat sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola investasi di Kota Bontang.

Melalui pendekatan tersebut, DPMPTSP berharap setiap keputusan investasi mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Menurut Karel, keputusan yang didasarkan pada hasil kajian juga membuat pemerintah lebih adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi maupun kebutuhan pembangunan daerah.

“Dengan begitu, kebijakan yang diambil tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu mengantisipasi tantangan di masa mendatang,” jelasnya.

Ia menilai budaya kerja berbasis analisis perlu terus diperkuat di seluruh tahapan pelayanan penanaman modal. Semakin matang proses pengkajian yang dilakukan, semakin besar peluang pemerintah menghadirkan kebijakan investasi yang efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi daerah. (Ra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button