Disdik Kutim Siapkan Festival Literasi Daerah, Targetkan Rekor MURI dengan 13 Ribu Peserta

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap menggelar salah satu ajang literasi terbesar yang pernah diadakan di daerah ini. Festival Literasi Daerah yang dirancang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim akan melibatkan 13.000 siswa SD dan SMP, sekaligus menjadi momentum untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
Rencana tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, saat menutup Festival Magic Land di kawasan Polder Ilham Maulana, yang digelar belum lama ini. Ia menyebutkan bahwa Festival Literasi Daerah akan berlangsung mulai akhir November hingga 4 Desember 2025.
“Kami ingin menciptakan kegiatan literasi yang masif, menyeluruh, dan berdampak. Sebanyak 13 ribu pelajar akan terlibat dalam rangkaian kegiatan membaca, menulis, dan lomba literasi lainnya,” jelasnya.
Menurut Mulyono, keikutsertaan ribuan siswa tersebut membuat Kutim sangat berpeluang mencatatkan diri di MURI. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti kesungguhan pemerintah daerah dalam membangun budaya literasi sejak usia sekolah.
Festival Literasi Daerah digelar sebagai tindak lanjut dari program prioritas literasi yang telah disusun sejak beberapa tahun terakhir. Selain menjadi ruang kreatif bagi pelajar, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi peserta terbaik untuk tampil di tingkat nasional.
“Juara satu akan diberangkatkan mengikuti Festival Literasi Nasional di Jakarta,” tambahnya.
Ajang ini juga tidak lepas dari visi besar “Keajaiban Kutim” (Magic Land) yang kerap disampaikan Bupati Ardiansyah Sulaiman. Kutim, menurutnya, tidak hanya memiliki keajaiban alam dan budaya, tetapi juga potensi besar dalam membangun generasi pembelajar.
“Semoga apay ag kita rencanakan ini dapat kita wujudkan,” ucapnya. (adv)




