Latestbontang.co,BONTANG – Upaya memperkuat Kawasan Industri Bontang (KIB) terus dilakukan melalui langkah strategis yang diinisiasi DPMPTSP Bontang. Salah satunya dengan menawarkan kerja sama pembangunan pelabuhan peti kemas kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).
Langkah ini dinilai penting untuk melengkapi ekosistem industri di daerah. Infrastruktur pelabuhan menjadi faktor krusial dalam mendukung efisiensi distribusi dan meningkatkan daya tarik investasi.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan merupakan kebutuhan utama bagi kawasan industri yang ingin berkembang secara berkelanjutan.
“Pelabuhan ini memang menjadi kunci utama dalam menarik minat investasi. Tanpa dukungan logistik yang kuat, kawasan industri akan sulit bersaing,” jelasnya, Selasa (5/5/2026).
Dalam kunjungan kerja ke Makassar, pemerintah kota melalui DPMPTSP memaparkan kesiapan Bontang dari sisi infrastruktur dasar, seperti ketersediaan listrik dan akses jalan dua jalur.
Pemaparan tersebut mendapat perhatian dari pihak Pelindo yang menilai bahwa Bontang telah memiliki fondasi awal yang cukup untuk pengembangan kawasan industri berbasis logistik.
“Dari hasil diskusi awal, mereka melihat potensi yang cukup besar. Ini menjadi sinyal positif bagi kelanjutan kerja sama,” kata dia.
Ia menambahkan, rencana peninjauan lapangan oleh Pelindo akan menjadi tahap lanjutan untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum masuk ke pembahasan teknis yang lebih mendalam. (Re)




