Advertorial

Rustam Minta Dishub Kedepankan Pendekatan Persuasif dalam Menata Juru Parkir

 

Latestbontang.com,BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Rustam, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) mengedepankan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan persoalan juru parkir liar yang belakangan menjadi sorotan masyarakat. Ia menilai komunikasi yang baik akan menghasilkan penyelesaian yang lebih efektif dibanding pendekatan yang bersifat konfrontatif.

Menurut Rustam, Dishub memiliki peran penting sebagai instansi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan perparkiran di daerah. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari penegakan aturan hingga kondisi sosial masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan jukir liar memang perlu ditata agar sistem parkir di Kota Bontang berjalan lebih tertib. Namun, proses tersebut harus dilakukan dengan cara yang mampu membangun kesadaran masyarakat, bukan sekadar memberikan sanksi.

“Penyelesaiannya harus menggunakan akal sehat. Semua pihak harus duduk bersama mencari solusi terbaik,” katanya, Jumat (17/7/2026).

Ia menilai sosialisasi menjadi salah satu langkah penting sebelum penertiban dilakukan. Pemerintah perlu menjelaskan dasar hukum pengelolaan parkir, mekanisme yang berlaku, serta alasan mengapa penataan perlu dilakukan.

Ia juga mendorong Dishub membuka ruang komunikasi secara langsung dengan para jukir sehingga setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat dibahas bersama tanpa menimbulkan kesalahpahaman.

Menurutnya, pendekatan persuasif akan membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan adanya komunikasi yang baik, para jukir juga akan lebih mudah memahami kebijakan yang diterapkan.

Lebih lanjut, Rustam berharap penataan parkir dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan parkir di Kota Bontang secara menyeluruh sehingga lebih tertib, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Melalui sinergi antara Dishub, DPRD, para jukir, dan masyarakat, persoalan parkir liar dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik serta tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Bontang,” tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button