Latestbontang.com,BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus mematangkan pengembangan aplikasi PRISMA sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP).
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menyampaikan saat ini aplikasi tersebut masih berada pada tahap penyempurnaan agar mampu mengintegrasikan seluruh data pengunjung dan layanan dari berbagai instansi ke dalam satu sistem.
“Pengembangannya terus kami lakukan. Koordinasi dengan Bapperida juga sudah berjalan agar sistem ini dapat digunakan secara maksimal,” katanya, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, PRISMA dirancang menjadi pusat data pelayanan MPP, mulai dari proses registrasi pengunjung, antrean digital, penyampaian informasi layanan, hingga rekapitulasi statistik kunjungan.
Nantinya, setiap masyarakat yang datang akan melakukan pendaftaran di front office. Seluruh data tersebut secara otomatis masuk ke database PRISMA sebelum pengunjung diarahkan menuju loket instansi yang dituju.
Meski setiap instansi memiliki data pelayanannya masing-masing, seluruh informasi tetap tersimpan dalam satu database terintegrasi yang dapat dipantau oleh DPMPTSP. Dengan sistem tersebut, petugas dapat mengetahui jumlah pengunjung, tingkat kepadatan setiap gerai, hingga tren pemanfaatan layanan secara lebih cepat dan akurat.
Menurutnya, kehadiran satu basis data juga akan memudahkan penyusunan laporan statistik harian maupun bulanan tanpa perlu melakukan rekap secara manual dari masing-masing instansi.
“Pengembangan PRISMA diharapkan menjadi fondasi digital MPP Bontang sehingga proses monitoring pelayanan publik dapat dilakukan secara menyeluruh dan berbasis data,” terangnya.
Melalui sistem yang terintegrasi tersebut, DPMPTSP optimistis kualitas pelayanan di MPP akan semakin efektif sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintahan. (Ra)




