SD Al Husna Cetak Angkatan Pelopor, Jumlah Siswa Meningkat dari 3 Menjadi 50 Orang

TENGGARONG SEBERANG – SD Al Husna yang berdiri pada 1 Oktober 2023 terus menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam kurun waktu 2023 hingga 2026, jumlah siswa meningkat dari 3 orang menjadi 50 orang.
Kepala SD Al Husna, Luluk Lailatus Shoimah, S.Pd., mengatakan bahwa para lulusan saat ini merupakan angkatan pelopor yang menjadi pilar kemajuan pendidikan di SD Al Husna Tenggarong Seberang.
“Ini adalah angkatan pelopor dan pilar kemajuan pendidikan di SD Al Husna Tenggarong Seberang. Anak-anak hebat yang jumlahnya tidak banyak, tetapi banyak harapan dan cita-cita yang tersemat di bahu dan sanubari mereka,” ungkap Luluk.
SD Al Husna yang beralamat di L3 Blok A atau berlokasi di kawasan Taman Madu Kelulud Bee Edu Park, Desa Bangun Rejo, berkomitmen mendidik putra-putri bangsa dengan bekal agama yang kuat, kemampuan berbahasa Inggris, serta potensi akademik yang memadai guna menyongsong perkembangan pendidikan dan teknologi yang semakin maju.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Islam Husna Mandiri, Bimansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa SD Al Husna menitikberatkan pendidikan Al-Qur’an sebagai pondasi utama pembentukan karakter, sekaligus pendidikan umum sebagai bekal peserta didik dalam mengarungi kehidupan dan mempersiapkan masa depan.
“Saat ini SD Al Husna masih dalam tahap penyiapan lahan dan pembangunan fisik yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pembangunan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memfasilitasi peserta didik dengan sarana dan prasarana yang memadai demi kenyamanan belajar anak-anak,” ujarnya.
Perwakilan orang tua siswa, Tery Andriani yang akrab disapa Ibu Iyen, juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perkembangan SD Al Husna.
“Kami sangat bangga dan terharu atas terlaksananya kegiatan ini. Kami tidak menyangka perkembangan anak-anak kami selama bersekolah di sini mengalami kemajuan yang sangat memuaskan. Untuk SD Al Husna, teruslah berkarya melahirkan generasi hebat, tangguh, religius, dan berkarakter kebangsaan yang kuat,” ungkapnya. (*)








