Latestbontang.co,BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menegaskan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing sekolah.
Salah satu program yang masuk dalam rencana tahun 2026 ialah pembangunan taman sekolah di SMP Negeri 2 Bontang dengan memanfaatkan area bekas gedung lama.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi Bakhtiar, mengatakan setiap sekolah memiliki kondisi yang berbeda sehingga prioritas pembangunan juga disesuaikan.
“Setiap sekolah punya kebutuhan masing-masing. Karena itu pengerjaannya melihat kondisi dan prioritas di lapangan,” sebutnya, Kamis (21/5/2026).
Untuk pembangunan taman di SMPN 2 Bontang, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp28,8 juta melalui sistem LPSE Tahun 2026.
Nuryadi menjelaskan pengerjaan proyek tersebut diperkirakan berlangsung selama 30 hari kalender setelah pelaksanaan dimulai.
Menurutnya, penataan fasilitas sekolah tidak hanya berfokus pada ruang belajar, tetapi juga lingkungan pendukung yang dapat menciptakan kenyamanan bagi siswa.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Bontang, Jumadi, menyebut area yang akan dibangun taman merupakan lokasi bekas bangunan lama sekolah.
Ia mengatakan bangunan tersebut nantinya akan dibongkar untuk mendukung proses penataan lingkungan sekolah yang lebih baik.
“Lahan bekas bangunan lama itu rencananya akan dirobohkan,” katanya.
Jumadi mengungkapkan rencana pembangunan taman sebelumnya sempat diusulkan langsung oleh Wali Kota Bontang saat melakukan kunjungan ke SMPN 2 Bontang.
Pihak sekolah berharap keberadaan taman nantinya mampu menciptakan suasana sekolah yang lebih hijau, nyaman, dan mendukung aktivitas siswa sehari-hari.
Selain menjadi ruang terbuka hijau, taman tersebut juga diharapkan dapat menjadi area positif bagi siswa untuk berinteraksi maupun belajar di luar ruang kelas.




