Transformasi Air Bersih Kutim: Perumdam TTB Susun Renbis Demi Layanan yang Kian Akuntabel

SAMARINDA — Dorongan untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih modern dan dapat dipertanggungjawabkan terus dilakukan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim). Melalui penyusunan Rencana Bisnis (Renbis) 2026–2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2026, perusahaan daerah ini menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar layanan publik sektor air bersih.
Forum penyusunan strategi yang digelar pada Jumat (28/11/2025) di Samarinda itu menghadirkan Pemkab Kutim sebagai pemegang kebijakan utama sektor layanan dasar. Kehadiran langsung Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menjadi penanda kuatnya dukungan pemerintah terhadap proses transformasi tersebut.
Transformasi yang dimaksud tidak hanya berhenti pada evaluasi teknis, tetapi juga pada perbaikan tata kelola—mulai dari efisiensi anggaran hingga peningkatan kualitas pelayanan pelanggan. Perumdam TTB ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat Kutai Timur.
Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa layanan air bersih tidak boleh lagi menjadi persoalan di tengah geliat pembangunan daerah.
“Kami ingin seluruh masyarakat Kutai Timur dapat menikmati akses air bersih yang merata dan berkelanjutan,” tegasnya dalam forum tersebut.
Ardiansyah juga menilai langkah pembenahan internal dan transparansi pengelolaan menjadi elemen penting dalam mempercepat peningkatan layanan.
“Upaya perbaikan tata kelola ini menunjukkan keseriusan Perumdam TTB dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar ia..
Lebih jauh, Ardiansyah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan daerah agar program transformasi dapat berjalan efektif.
“Pemkab Kutim akan terus memberikan dukungan agar setiap perencanaan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga hingga ke pelosok,” tambahnya.(adv).




