PENAJAM — Kontingen Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat hasil impresif pada cabang olahraga menembak di ajang POPDA Kalimantan Timur 2025. Para atlet muda berhasil membawa pulang lima medali, terdiri dari satu emas, dua perak, dan dua perunggu. Capaian tersebut menempatkan PPU di posisi keempat, tepat di bawah Bontang, Balikpapan, dan Samarinda.
Pelatih menembak PPU, Suyadi, menjelaskan bahwa timnya menurunkan 12 atlet—enam putra dan enam putri—yang berlaga di delapan nomor lomba. Ia menyebut raihan emas berasal dari kategori tim multi range outdoor.
“Alhamdulillah, emas bisa kita rebut dari nomor tim multi range outdoor. Ini prestasi yang patut diapresiasi,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Suyadi mengatakan kompetisi tahun ini berlangsung jauh lebih sengit dibanding edisi sebelumnya. Namun mental tanding yang kuat serta motivasi besar dari para atlet membuat PPU tetap mampu bersaing di jajaran atas.
“Potensi atlet kita besar, minat mereka juga tinggi. Tantangannya adalah fasilitas latihan yang masih kalah lengkap dibanding daerah lain,” jelasnya.
Meski begitu, ia menilai ada peningkatan signifikan dalam dukungan pemerintah daerah, terutama bantuan peralatan latihan yang mulai diberikan Disdikpora.
“Sudah ada bantuan dari pemerintah. Beberapa kebutuhan sudah terpenuhi, sisanya akan kami usulkan lagi untuk tahun depan,” katanya.
Suyadi berharap capaian di edisi tahun ini menjadi pijakan menuju target yang lebih ambisius pada POPDA berikutnya.
“Kalau fasilitas latihan makin lengkap, insyaallah tiga besar bisa kita kejar,” pungkasnya. (adv)

