PENAJAM — Sebanyak 16 petinju muda dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan turun di seluruh kelas yang dipertandingkan pada cabang olahraga tinju dalam Popda Kaltim XVII. Seluruh atlet tersebut merupakan pelajar yang telah menjalani masa latihan cukup panjang sebelum tampil di ajang bergengsi ini.
Pelatih tinju PPU, Wasis Adibowo, mengatakan bahwa mayoritas atlet masih tergolong pemula, namun secara teknis telah memiliki kemampuan untuk bersaing.
“Memang banyak yang masih baru karena mereka pelajar, tetapi kesiapan teknis mereka sudah cukup untuk bertanding,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Pada Popda sebelumnya, PPU berhasil meraih dua medali emas, empat perak, dan tiga perunggu. Tahun ini, Wasis memasang target lebih tinggi.
“Kalau kemarin dua emas, tahun ini kami berharap bisa meraih empat emas,” tuturnya.
Menurut Wasis, kualitas atlet tinju PPU terus menunjukkan perkembangan. Program pembinaan yang digencarkan sejak 2024 mulai membuahkan hasil, ditandai munculnya talenta-talenta yang mampu bersaing hingga level nasional.
“PPU pernah punya juara nasional dan juara PON 2012. Sekarang regenerasinya mulai kami hidupkan lagi, dari Popda, lalu Porprov hingga PON,” jelasnya.
Ia berharap para atlet memanfaatkan Popda sebagai pijakan menuju prestasi lebih tinggi.
“Jangan berhenti di Popda. Harapannya mereka terus naik jenjang,” tegasnya. (adv)

