Latestbontang.co,BONTANG – Bagi SDN 008 Bontang Utara, kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter siswa yang selama ini berjalan konsisten.
Komitmen itu turut mengantar sekolah tersebut meraih Piala Bergilir PMI selama dua tahun berturut-turut dan kini bersiap mempertahankan prestasi pada kompetisi berikutnya.
Kepala SDN 008 Bontang Utara, Masitah, mengatakan pembinaan PMR di sekolah tidak semata berorientasi lomba, tetapi juga membentuk keterampilan, disiplin, dan kepedulian sosial siswa.
Menurutnya, capaian juara umum merupakan dampak dari proses pembinaan yang terus dijaga, bukan sekadar target kompetisi semata.
“Yang kami bangun bukan hanya untuk lomba, tapi pembinaan anak-anak melalui kegiatan Palang Merah,” katanya, Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan dalam lomba PMR tingkat pemula terdapat banyak cabang yang diikuti peserta, dengan penilaian akumulatif untuk menentukan juara umum.
Banyaknya kategori lomba membuat peserta dituntut memiliki kesiapan menyeluruh. Karena itu, pembinaan dilakukan secara bertahap melalui latihan rutin dan pendampingan.
Masitah mengakui kemampuan siswa setiap tahun berbeda, tetapi hal itu justru menjadi bagian dari tantangan pembinaan yang harus dihadapi sekolah.
“Untuk menjaga kualitas, kami melibatkan alumni sebagai pendamping sekaligus memperkuat koordinasi dengan PMI dalam proses pembinaan teknis,” bebernga.
Model pembinaan itu dinilai efektif menjaga kesinambungan prestasi sekaligus menumbuhkan regenerasi peserta yang siap bersaing di ajang tahunan tersebut.
Meski jadwal lomba belum diumumkan, persiapan mulai dilakukan. SDN 008 ingin menjaga tradisi juara sekaligus memastikan pembinaan karakter melalui PMR tetap berjalan kuat.
Dengan dua gelar yang sudah diraih, sekolah menargetkan mampu kembali mencatat prestasi pada kompetisi berikutnya dan mempertahankan piala bergilir di tangan mereka.




