Site icon Latest Bontang

Pemkot Bontang Perketat Pengawasan, Putus Akses Zat Adiktif dari Hulu

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menekankan pengawasan zat adiktif.

 

Latestbontang.co,BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengambil langkah tegas dalam menekan penyalahgunaan zat adiktif di kalangan remaja dengan memperkuat pengawasan dari hulu. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot dalam menangani persoalan sosial secara menyeluruh.

Langkah tersebut ditegaskan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Tanjung Laut, Senin (4/5/2026). Dalam agenda itu, Pemkot menyoroti masih maraknya praktik “ngelem” di beberapa titik yang dinilai rawan.

Berdasarkan hasil pemetaan bersama OPD terkait, terdapat tiga lokasi yang menjadi perhatian khusus. Kondisi ini mendorong Pemkot untuk tidak hanya fokus pada penanganan korban, tetapi juga memperketat pengendalian akses terhadap bahan yang disalahgunakan.

Wali Kota menekankan pentingnya langkah preventif melalui pengawasan lingkungan yang lebih ketat. Ia menginstruksikan pemasangan CCTV serta peningkatan penerangan di titik-titik rawan sebagai bentuk pencegahan dini.

“Pasang CCTV dan lampu penerangan di titik rawan. Saya juga instruksikan Satpol PP dan Dinkes untuk merazia penjualan obat batuk di warung kecil yang sering disalahgunakan. Kita harus memutus aksesnya dari hulu,” ujarnya.

Pemkot Bontang juga akan menggencarkan razia terpadu terhadap peredaran zat yang berpotensi disalahgunakan. Langkah ini melibatkan Satpol PP, Dinkes, serta aparat terkait untuk memastikan pengawasan berjalan efektif.

“Selain pengawasan fisik, harus ada penguatan regulasi di tingkat lokal,” tuturnga.

Hal ini mencakup pembatasan distribusi bahan tertentu serta pengawasan lebih ketat terhadap penjualan bebas di lingkungan masyarakat.

Upaya ini juga dibarengi dengan peningkatan peran masyarakat melalui pelaporan aktif jika ditemukan indikasi penyalahgunaan. Pemkot menilai partisipasi warga menjadi elemen penting dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Dengan kombinasi antara penindakan, pengawasan, dan pelibatan masyarakat, Pemkot Bontang berupaya membangun sistem pencegahan yang kuat guna menekan angka penyalahgunaan zat adiktif secara signifikan. (Re)

Exit mobile version