Site icon Latest Bontang

Disdikpora PPU Dorong Pendirian SKB Negeri untuk Perkuat Akses Pendidikan Nonformal

PENAJAM — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pendirian Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) negeri sebagai langkah strategis menekan angka putus sekolah dan memperluas layanan pendidikan nonformal.

Kabid PAUD dan PNF Disdikpora PPU, Durajat, menyebut PPU hingga kini masih sepenuhnya bergantung pada lima Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) swasta untuk penyelenggaraan pendidikan kesetaraan. Kondisi itu membuat daya tampung peserta terbatas dan akses masyarakat tidak merata.

“PPU belum memiliki SKB negeri sama sekali. Sementara daerah lainnya di Kaltim minimal punya satu. Kalau fasilitas itu ada, masyarakat bisa belajar tanpa biaya,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).

Durajat menegaskan SKB negeri berpotensi menjadi penopang utama pendidikan bagi anak-anak putus sekolah. Dengan keberadaan SKB, program Paket A, B, dan C dinilai lebih mudah dijangkau. Disdikpora, katanya, siap menyiapkan tutor dan pengawas apabila pembangunan SKB direalisasikan.

Disdikpora mencatat kasus putus sekolah di PPU masih terjadi mulai tingkat SD hingga SMA. Selama tiga tahun terakhir, intervensi pemerintah lebih banyak mengandalkan bantuan tebus ijazah melalui program dana gulkin. Namun, Durajat menilai upaya tersebut hanya bersifat jangka pendek.

“SKB akan memberikan solusi lebih berkelanjutan bagi pendidikan nonformal,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama DPRD memasukkan pendirian SKB negeri dalam rencana anggaran pendidikan tahun mendatang.

“Keinginan kami, PPU bisa memiliki SKB negeri sebagai ruang belajar kedua bagi anak-anak yang tertinggal sekolah,” pungkasnya. (adv)

Exit mobile version