Latestbontang.com, Bontang – Program pembelajaran Al-Qur’an berbasis metode UMMI di SMPN 9 Bontang mendapat apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang. Kepala Disdikbud, Abdu Safa Muha, menilai program ini bukan hanya membangun kecerdasan spiritual siswa, tapi juga memperkuat sinergi sekolah dengan masyarakat sekitar.
Menurutnya, pelibatan ibu rumah tangga sebagai pengajar menjadi nilai tambah tersendiri.
“Di SMPN 9 ada sembilan guru UMMI yang merupakan ibu rumah tangga bersertifikat. Ini bentuk nyata pemberdayaan masyarakat sekitar sekolah,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).
Ia menyebut, kolaborasi ini sejalan dengan semangat pendidikan karakter yang digalakkan pemerintah. Sekolah memberi ruang, masyarakat ikut berperan aktif dalam membentuk generasi Qurani.
“Sekolah tidak harus mengelola semua sendiri. Kalau inisiatif datang dari orang tua, itu lebih bagus, karena tumbuh dari kesadaran bersama,” imbuhnya.
Kepala SMPN 9 Bontang, Lilyn Indarwati, mengaku program ini disambut antusias oleh siswa dan orang tua.
“Kegiatan UMMI menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an di kalangan pelajar. Anak-anak jadi lebih disiplin dan senang belajar bersama ustazah dari lingkungan mereka sendiri,” katanya.
Ia menambahkan, selama ini kegiatan masih dilakukan di selasar sekolah karena belum tersedia ruangan khusus. Rencana pembangunan musala, kata Lilyn, akan menjadi dukungan penting agar program berjalan lebih nyaman.
Abdu Safa berharap, program seperti ini bisa diperluas ke sekolah lain.
“Jika sinergi antara sekolah dan masyarakat berjalan baik, maka pendidikan karakter akan tumbuh lebih kuat,” pungkasnya. (Ra)




