Advertorial

Disdikbud Ajak Evaluasi Pola Pengasuhan di Tengah Ancaman Narkoba pada Remaja

Latestbontang.co,BONTANG – Kenaikan kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar menjadi alarm bagi seluruh keluarga di Kota Bontang untuk mengevaluasi pola pengasuhan terhadap anak.

Data pertengahan 2026 mencatat enam pelajar usia 13–17 tahun terlibat penyalahgunaan narkoba, naik dari tiga kasus pada 2025.

Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa ancaman terhadap remaja semakin nyata dan memerlukan perhatian serius dari lingkungan terdekat mereka.

Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, menilai banyak faktor yang bisa mendorong anak terjerumus, mulai dari kondisi keluarga, pergaulan, hingga tekanan perkembangan zaman.

Menurutnya, tidak ada satu penyebab tunggal yang bisa dijadikan kambing hitam.

“Banyak sekali pemicunya. Bisa dari kondisi rumah tangga, lingkungan sosial, tekanan pergaulan, bahkan perkembangan teknologi yang membuka akses luas kepada hal-hal negatif,” ungkapnya, Senin (25/5/2026).

Ia mengatakan pendekatan menyalahkan anak semata justru tidak menyelesaikan masalah. Yang lebih penting, lanjut dia, adalah menemukan akar persoalan dan membangun sistem pendampingan yang kuat.

“Kita jangan buru-buru menyalahkan anak. Harus dilihat apa yang melatarbelakangi, apa yang kurang dari pengawasan, komunikasi, atau perhatian yang mereka dapatkan,” katanya.

Saparuddin menilai orang tua perlu menyesuaikan pola pengasuhan dengan tantangan era digital. Kedekatan emosional, keterbukaan komunikasi, dan pengawasan yang sehat dinilai menjadi fondasi utama.

“Anak-anak sekarang menghadapi tantangan yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Karena itu, pendekatan kepada mereka juga harus berubah, lebih dialogis dan lebih memahami dunia mereka,” jelasnya.

Ia berharap kasus yang terjadi menjadi momentum evaluasi bersama agar semua pihak lebih sigap melindungi generasi muda Bontang dari ancaman narkoba.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button