Latestbontang.com,BONTANG – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dinilai menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha musiman, salah satunya dengan berjualan bendera Merah Putih dan atribut kemerdekaan.
Anggota DPRD Kota Bontang, Yassier Arafat, mengatakan meningkatnya aktivitas penjualan bendera setiap menjelang Agustus bukan hanya mencerminkan semangat nasionalisme masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal.
Menurutnya, pedagang musiman dapat memanfaatkan tingginya permintaan masyarakat terhadap berbagai atribut kemerdekaan untuk memperoleh tambahan penghasilan.
“Setiap tahun kebutuhan masyarakat terhadap bendera dan atribut kemerdekaan selalu meningkat. Ini menjadi peluang ekonomi yang baik bagi pedagang musiman,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan yang berlaku saat memilih lokasi berjualan. Pemerintah daerah telah melarang aktivitas berdagang di trotoar, badan jalan, maupun ruas jalan utama demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Ia menilai kepatuhan terhadap aturan tersebut penting agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu pengguna jalan maupun membahayakan pedagang sendiri.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Bulan Kemerdekaan. Tradisi memasang bendera Merah Putih di rumah, lingkungan permukiman, hingga perkantoran dinilai menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat kebangsaan.
Selain bendera, permintaan terhadap umbul-umbul, tiang bendera, dekorasi, dan berbagai pernak-pernik khas tujuh belasan juga diperkirakan meningkat.
“Saya yakin, kondisi itu akan ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ucapnua.
Ia berharap momentum HUT RI tidak hanya menghadirkan kemeriahan perayaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan pedagang musiman, sehingga semangat nasionalisme dapat berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.




