Advertorial

DPRD Nilai Pariwisata Bontang Kuala Harus Dibangun Lewat Aktivitas, Bukan Sekadar Infrastruktur

 

Latestbontang.co.BONTANG – Pengembangan kawasan wisata Bontang Kuala dinilai perlu diarahkan pada penciptaan aktivitas yang mampu menjaga denyut kunjungan wisatawan sepanjang tahun. DPRD Bontang menilai keberhasilan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keberlangsungan kegiatan yang mampu menarik minat masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mengatakan selama ini perhatian terhadap pengembangan destinasi lebih banyak tertuju pada penataan kawasan dan penyediaan fasilitas. Padahal, menurutnya, destinasi wisata akan sulit berkembang apabila tidak memiliki agenda yang mampu membuat wisatawan datang secara berulang.

“Orang datang ke tempat wisata bukan hanya melihat tempatnya, tetapi juga mencari pengalaman. Karena itu kawasan wisata harus memiliki aktivitas yang terus berjalan,” ujarnya, Minggi (7/6/2026).

Ia menilai Bontang Kuala memiliki potensi besar karena menawarkan karakter wisata bahari yang berbeda dibanding daerah lain. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan berbagai kegiatan yang memberikan alasan bagi wisatawan untuk kembali berkunjung.

Menurut Rustam, aktivitas tersebut tidak harus selalu berupa festival berskala besar. Berbagai pertunjukan seni, atraksi budaya pesisir, bazar kuliner, hingga pameran produk UMKM dapat dikemas menjadi agenda berkala yang berlangsung secara konsisten.

Dengan konsep tersebut, kawasan wisata tidak hanya ramai saat ada perayaan tertentu, tetapi tetap hidup pada hari-hari biasa. Hal itu dinilai akan menciptakan suasana yang lebih menarik sekaligus meningkatkan pengalaman wisata bagi para pengunjung.

Ia juga berpandangan bahwa hidupnya aktivitas di kawasan wisata akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Pedagang, pelaku UMKM, pemilik perahu wisata, hingga pelaku usaha kuliner akan memiliki peluang memperoleh pendapatan yang lebih stabil karena arus pengunjung tidak bergantung pada satu momentum saja.

Selain berdampak pada perekonomian lokal, keberadaan agenda yang berkesinambungan juga dinilai dapat memperkuat citra Bontang Kuala sebagai destinasi wisata unggulan Kota Bontang. Wisatawan dari luar daerah pun akan lebih mudah mengetahui waktu terbaik untuk berkunjung karena telah tersedia kalender kegiatan yang jelas.

Rustam berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat menyusun strategi pengembangan pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas, tetapi juga memperkuat aspek atraksi dan promosi. Menurutnya, kedua hal tersebut harus berjalan beriringan agar potensi wisata yang dimiliki Bontang Kuala mampu berkembang secara maksimal.

“Kalau kawasan wisatanya aktif dan selalu ada kegiatan, masyarakat yang merasakan manfaatnya juga akan semakin banyak. Itu yang harus menjadi tujuan utama dalam pengembangan pariwisata,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button