Survei Kepuasan Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi, DPMPTSP Bontang Tegaskan Komitmen Perbaikan Berkelanjutan
Latestbontang.com,BONTANG – Bagi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) bukan sekadar angka statistik. Hasil survei menjadi instrumen penting untuk mengukur kualitas pelayanan sekaligus memastikan setiap layanan yang diberikan benar-benar memenuhi harapan masyarakat.
Hal itu tercermin dari hasil SKM Triwulan II Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 1 April hingga 30 Juni 2026. Dalam survei tersebut, pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bontang memperoleh nilai 94,9 atau masuk Kategori A (Sangat Baik).
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan hasil tersebut merupakan cerminan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah. Namun, capaian itu tidak dimaknai sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai dasar untuk terus melakukan pembenahan di berbagai aspek pelayanan.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, evaluasi melalui Survei Kepuasan Masyarakat menjadi salah satu mekanisme penting dalam mengidentifikasi kelebihan sekaligus menemukan ruang-ruang yang masih perlu ditingkatkan.
“Melalui survei tersebut, pemerintah dapat mengetahui bagaimana masyarakat menilai sikap petugas, kejelasan prosedur, kepastian waktu pelayanan, kenyamanan fasilitas, hingga kualitas informasi yang diterima selama mengurus berbagai layanan di MPP Kota Bontang,” terangnya, Selasa (7/7/2026).
Muhammad Aspiannur menjelaskan bahwa budaya evaluasi menjadi bagian penting dalam membangun birokrasi modern. Dengan mendengarkan suara masyarakat secara langsung, setiap kebijakan maupun inovasi pelayanan dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata pengguna layanan, bukan sekadar asumsi.
DPMPTSP juga terus mendorong seluruh petugas pelayanan agar mempertahankan profesionalisme dalam bekerja. Keramahan, integritas, responsivitas, serta kemampuan memberikan solusi kepada masyarakat menjadi nilai yang terus diperkuat agar kualitas pelayanan tetap konsisten.
Di sisi lain, keberadaan MPP Kota Bontang juga diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui pelayanan yang terintegrasi. Konsep layanan satu pintu tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan memberikan kepastian pelayanan bagi masyarakat.
Muhammad Aspiannur menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu memberikan penilaian melalui Survei Kepuasan Masyarakat. Menurutnya, setiap masukan memiliki arti penting dalam membangun pelayanan publik yang semakin berkualitas.
“Terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap kualitas pelayanan di Mal Pelayanan Publik Kota Bontang. Nilai Survei Kepuasan Masyarakat sebesar 94,9 menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” kata dia.
Ia menegaskan DPMPTSP akan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, hasil Survei Kepuasan Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi capaian angka, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik di Kota Bontang semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Ra)




