Site icon Latest Bontang

PPU Fokus Benahi Kerusakan Sekolah, 53 Proyek Pendidikan Siap Dikerjakan pada 2025

PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan program besar di sektor pendidikan pada 2025. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memastikan ada 53 proyek pembangunan dan perbaikan sarana sekolah yang akan dijalankan sepanjang tahun ini.

Langkah tersebut ditempuh setelah pemetaan infrastruktur pendidikan menunjukkan masih banyak bangunan sekolah yang tidak memenuhi standar. Dari hasil pendataan terbaru, sekitar 30 persen sekolah di PPU mengalami kerusakan—20 persen tergolong rusak ringan dan 10 persen masuk kategori rusak berat.

“Data tersebut menjadi dasar kami menentukan prioritas. Tidak semua bisa ditangani sekaligus karena anggaran terbatas,” ujar Kepala Bidang Sarpras Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, Minggu (30/11/2025).

Ia menambahkan, sekolah dengan tingkat kerusakan paling serius akan didahulukan, sementara kebutuhan lainnya tetap disesuaikan dengan kemampuan pembiayaan daerah.

Proyek yang dikerjakan mencakup perbaikan ruang kelas, pembangunan ruang baru, peningkatan fasilitas sanitasi, hingga penataan kembali ruang penunjang seperti perpustakaan dan UKS. Sejumlah lokasi mendapat perhatian khusus, termasuk perpustakaan SMPN 7 Sotek yang tidak lagi berfungsi serta SDN 022 Sepan yang terdampak kebakaran. Kekurangan ruang kelas di beberapa sekolah juga masuk agenda penanganan.

Ricci menegaskan, pendekatan bertahap ini merupakan lanjutan dari prioritas pembangunan pendidikan sejak 2021–2023 yang menitikberatkan pada penyediaan ruang belajar dan fasilitas dasar.

“Tujuan utama kami bukan hanya memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi memastikan seluruh fasilitas sekolah benar-benar layak dan menunjang proses belajar para siswa,” tegasnya. (adv)

Exit mobile version