Latestbontang.com, BONTANG – SMPN 5 Bontang mengintegrasikan pembelajaran sains dengan kewirausahaan melalui inovasi plastik biodegradable. Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk memahami proses produksi sekaligus peluang usaha.
Pendampingan oleh Ayu Fachtyanur membantu siswa melihat potensi ekonomi dari produk yang mereka buat. Mereka tidak hanya belajar teori tetapi juga praktik langsung.
Proses produksi dilakukan secara bertahap mulai dari pencampuran bahan hingga pengeringan. Setiap tahap memberikan pengalaman yang berbeda.
Siswa juga diajak memikirkan bagaimana produk ini bisa dipasarkan. Hal ini melatih kemampuan berpikir kreatif dan inovatif.
Produk yang dihasilkan memiliki keunggulan karena ramah lingkungan dan aman digunakan. Nilai ini menjadi daya tarik tersendiri di pasar.
“Ke depan kita ingin produk ini bisa punya nilai jual dan dikembangkan lebih serius,” ujarnya selaku guru pendamping.
Meskipun masih dalam tahap pengembangan, potensi komersialisasi mulai terlihat. Sekolah terus mendorong siswa untuk meningkatkan kualitas produk.
Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam berinovasi. Mereka menjadi lebih berani mencoba hal baru.
Integrasi ini membuat pembelajaran menjadi lebih relevan dengan kebutuhan masa depan. Siswa tidak hanya siap secara akademis tetapi juga keterampilan.
Sekolah berharap inovasi ini dapat berkembang menjadi produk unggulan. Dukungan akan terus diberikan untuk pengembangan lebih lanjut.
“Siswa juga kita ajarkan bagaimana melihat peluang usaha dari inovasi yang mereka buat,” tutupnya.

