Site icon Latest Bontang

Disdikbud Bontang Siapkan Antisipasi Kekurangan Guru Lewat Pemutakhiran Data Tahunan

Sekertaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin.

Latestbontang.co,BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang terus memperkuat langkah antisipatif untuk mencegah kekurangan tenaga pendidik di sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan ialah melalui pemetaan kebutuhan guru secara berkala hingga tahun 2030.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Saparuddin, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan tenaga pengajar tetap mencukupi di tengah potensi perubahan jumlah guru akibat pensiun maupun mutasi.

Menurutnya, kebutuhan tenaga pendidik merupakan aspek krusial yang harus direncanakan secara matang karena berkaitan langsung dengan kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah.

“Kami melakukan pemetaan secara rinci agar kebutuhan tenaga pendidik bisa diantisipasi sejak dini dan tidak menimbulkan kekosongan di sekolah,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, data yang dipetakan meliputi jumlah guru yang akan memasuki masa purna tugas, potensi perpindahan pegawai, hingga kebutuhan guru berdasarkan mata pelajaran dan jenjang pendidikan.

Informasi tersebut menjadi acuan bagi Disdikbud dalam merumuskan kebutuhan formasi ASN maupun skema pengisian tenaga pengajar yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Saparuddin menegaskan, pengadaan guru tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Setiap tenaga pendidik harus memenuhi syarat akademik serta memiliki latar belakang pendidikan yang linear dengan mata pelajaran yang akan diampu.

“Pemenuhan kebutuhan guru harus tetap mengedepankan kompetensi agar kualitas pembelajaran di kelas tidak terganggu,” katanya.

Ia menambahkan, Disdikbud secara rutin memperbarui data kebutuhan guru setiap tahun sebagai bentuk evaluasi terhadap perkembangan situasi di masing-masing sekolah.

Langkah ini dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki dasar yang akurat dalam menyusun kebijakan pendidikan, terutama dalam menentukan kebutuhan rekrutmen tenaga pendidik di masa mendatang.

“Dengan data yang terus diperbarui, kami dapat merancang langkah yang lebih tepat untuk memastikan pelayanan pendidikan di Bontang tetap berjalan maksimal,” pungkasnya.

Exit mobile version