Latestbontang.co,BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang meminta masyarakat untuk memahami penundaan program Kartu Bontang Pintar yang dilakukan akibat keterbatasan anggaran daerah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi fiskal yang sedang tertekan.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan keputusan tersebut tidak diambil secara sembarangan. Pemerintah telah mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan untuk menunda program tersebut.
Menurutnya, penundaan ini dilakukan demi menjaga stabilitas keuangan daerah agar tetap sehat. Pemerintah tidak ingin memaksakan program tanpa dukungan anggaran yang memadai.
Meski demikian, Disdikbud memastikan bahwa program tersebut tidak akan dihapus. Kartu Bontang Pintar tetap menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah.
“Program ini dirancang untuk membantu kebutuhan pendidikan siswa, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan. Oleh karena itu, keberlanjutannya tetap menjadi perhatian,” paparnya, Kamis (16/4/2026).
Safa berharap masyarakat dapat bersabar menunggu realisasi program tersebut. Ia menilai kondisi ini bersifat sementara dan akan segera diperbaiki.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap mendukung kebijakan pemerintah. Dukungan tersebut penting agar program dapat berjalan dengan baik di masa mendatang.
Disdikbud berkomitmen untuk terus mengupayakan solusi terbaik bagi dunia pendidikan. Program-program yang telah direncanakan akan tetap diperjuangkan.
“Dengan dukungan semua pihak, diharapkan Kartu Bontang Pintar dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

