<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diskominfo Kutim Arsip - Latest Bontang</title>
	<atom:link href="https://latestbontang.com/category/diskominfo-kutim/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://latestbontang.com/category/diskominfo-kutim/</link>
	<description>Media Online Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Dec 2025 00:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://latestbontang.com/wp-content/uploads/2023/01/cropped-new-latrstbontang-cion-32x32.png</url>
	<title>Diskominfo Kutim Arsip - Latest Bontang</title>
	<link>https://latestbontang.com/category/diskominfo-kutim/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215387249</site>	<item>
		<title>Disdikbud Kutim Mantapkan Langkah Sekolah Berbasis Teknologi, KSRG Siap Lahir Tahun 2026</title>
		<link>https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-langkah-sekolah-berbasis-teknologi-ksrg-siap-lahir-tahun-2026/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-langkah-sekolah-berbasis-teknologi-ksrg-siap-lahir-tahun-2026/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 00:36:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12319</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat transformasi pendidikan berbasis digital. Salah satunya melalui penetapan 35 sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) yang akan menjadi pionir implementasi pembelajaran digital di daerah. Sekretaris Disdikbud Kutim, Hj. Irma Yuwinda, ST, M.Si, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya serius &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-langkah-sekolah-berbasis-teknologi-ksrg-siap-lahir-tahun-2026/">Disdikbud Kutim Mantapkan Langkah Sekolah Berbasis Teknologi, KSRG Siap Lahir Tahun 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat transformasi pendidikan berbasis digital. Salah satunya melalui penetapan 35 sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) yang akan menjadi pionir implementasi pembelajaran digital di daerah.</p>
<p>Sekretaris Disdikbud Kutim, Hj. Irma Yuwinda, ST, M.Si, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi secara optimal.</p>
<p>“Dengan adanya kandidat sekolah rujukan Google, itu akan menaikkan kapasitas tenaga pendidik. Utamanya agar melek digital dan pemanfaatannya menjadi pembelajaran inovatif dan interaktif,” ucap Irma kepada awak media belum lama ini.</p>
<p>Menurut Irma, pengembangan KSRG tidak hanya menyasar transformasi teknologi dan media pembelajaran, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru serta budaya belajar siswa yang lebih adaptif dengan perkembangan zaman.</p>
<p>Disdikbud Kutim sendiri telah mempersiapkan pendampingan intensif bagi 35 sekolah tersebut, termasuk peningkatan kapasitas guru di bidang literasi digital.</p>
<p>“Kutim saat ini memiliki 54 fasilitator Google for Education yang mendampingi proses peningkatan kapasitas guru,” ujarnya.</p>
<p>Jumlah fasilitator tersebut dipastikan menjadi salah satu yang terbanyak di Indonesia, membuktikan keseriusan Kutai Timur dalam memimpin perubahan teknologi pembelajaran di Kaltim bahkan secara nasional. Dengan bekal ini, Disdikbud optimistis KSRG pertama di Kutim dapat terwujud pada tahun 2026.</p>
<p>Selain dukungan peningkatan kompetensi pendidik, Irma menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur digital juga menjadi fokus utama. Akses internet di sekolah-sekolah secara bertahap terus diperkuat, baik di wilayah perkotaan maupun kecamatan terpencil.</p>
<p>“Infrastruktur seperti jaringan internet dan listrik harus segera terpenuhi. Layanan internet di sekolah, khususnya SMP, sudah berjalan dan terus diperluas,” tambahnya.</p>
<p>Menariknya, sejumlah sekolah mulai menerapkan panel surya (solar panel) berkapasitas 10.000 watt sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung penggunaan perangkat digital seperti panel interaktif dan perangkat pembelajaran berbasis smart classroom.</p>
<p>Hal tersebut menjadi langkah inovatif untuk memastikan proses belajar tidak terganggu kendala listrik, terutama di wilayah yang masih bergantung pada pasokan energi terbatas.</p>
<p>“Kami harapkan program KSRG tidak hanya meningkatkan kemampuan guru, tetapi juga menciptakan proses belajar yang lebih menyenangkan, modern, dan adaptif bagi peserta didik,” tutup Irma.(</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-langkah-sekolah-berbasis-teknologi-ksrg-siap-lahir-tahun-2026/">Disdikbud Kutim Mantapkan Langkah Sekolah Berbasis Teknologi, KSRG Siap Lahir Tahun 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-langkah-sekolah-berbasis-teknologi-ksrg-siap-lahir-tahun-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12319</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Karakter dan Kearifan Lokal, Mulok Bahasa Kutai Resmi Berlaku di Seluruh Sekolah Kutim</title>
		<link>https://latestbontang.com/perkuat-karakter-dan-kearifan-lokal-mulok-bahasa-kutai-resmi-berlaku-di-seluruh-sekolah-kutim/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/perkuat-karakter-dan-kearifan-lokal-mulok-bahasa-kutai-resmi-berlaku-di-seluruh-sekolah-kutim/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 00:33:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12317</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Pemkab Kutai Timur (Kutim) menegaskan keseriusannya dalam menjaga identitas dan warisan budaya lokal melalui pendidikan. Salah satunya dengan mewajibkan penerapan mata pelajaran muatan lokal (mulok) Bahasa Kutai di seluruh sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Kutim. Kebijakan ini tidak hanya bersifat imbauan, tetapi sudah diimplementasikan secara merata di seluruh kecamatan. Sekretaris Dinas &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/perkuat-karakter-dan-kearifan-lokal-mulok-bahasa-kutai-resmi-berlaku-di-seluruh-sekolah-kutim/">Perkuat Karakter dan Kearifan Lokal, Mulok Bahasa Kutai Resmi Berlaku di Seluruh Sekolah Kutim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> &#8211; Pemkab Kutai Timur (Kutim) menegaskan keseriusannya dalam menjaga identitas dan warisan budaya lokal melalui pendidikan. Salah satunya dengan mewajibkan penerapan mata pelajaran muatan lokal (mulok) Bahasa Kutai di seluruh sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Kutim.</p>
<p>Kebijakan ini tidak hanya bersifat imbauan, tetapi sudah diimplementasikan secara merata di seluruh kecamatan.</p>
<p>Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Irma Yuwinda, ST, M.Si., memastikan seluruh sekolah telah menjalankan mulok tersebut sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran yang sah dan terstruktur.</p>
<p>Menurut Irma, tenaga pendidik yang mengajar Bahasa Kutai juga telah dipersiapkan dengan baik. Mereka mengikuti proses bimbingan teknis (bimtek) yang digelar langsung oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, sehingga kompetensinya dalam mengajar mulok ini tidak diragukan.</p>
<p>“Mulok kita adalah Bahasa Kutai. Semua sekolah, mulai dari kelas 1 SD sampai tingkat SMP, sudah menerapkannya. Para guru juga telah melalui bimtek resmi dari Balai Bahasa agar benar-benar kompeten dalam mengajar,” ujar Irma belum lama ini.</p>
<p>Disdikbud Kutim juga memastikan kesiapan sarana pendukung seperti buku ajar dan kurikulum yang sudah distandarkan. Dengan demikian, proses pembelajaran Bahasa Kutai dapat diterapkan sesuai pedoman yang berlaku di seluruh wilayah.</p>
<p>“Buku pelajaran dan kurikulumnya sudah tersedia lengkap. Jadi sekolah bisa langsung melaksanakan pembelajaran tanpa hambatan,” sambungnya.</p>
<p>Irma menekankan bahwa pelestarian Bahasa Kutai melalui pendidikan merupakan langkah penting untuk mengantisipasi menurunnya penggunaan bahasa daerah di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi.</p>
<p>“Bahasa adalah bagian penting dari identitas suatu daerah. Jika tidak kita tanamkan sejak dini, bukan tidak mungkin bahasa itu perlahan hilang. Karena itu mulok Bahasa Kutai wajib diterapkan untuk menjaga budaya Kutai tetap lestari,” tegasnya.</p>
<p>Selain memastikan penerapan mulok berjalan baik, Irma menyebut Disdikbud Kutim terus menambah jumlah guru bersertifikat melalui pelatihan berkelanjutan. Itu dilakukan terutama bagi sekolah di daerah yang masih kekurangan tenaga pengajar terlatih, sehingga mutu pembelajaran dapat terjaga secara merata.</p>
<p>“Komitmen kami memastikan implementasi mulok ini lancar di seluruh satuan pendidikan. Pelatihan untuk peningkatan kompetensi guru juga terus dilakukan,” ungkapnya.(adv).</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/perkuat-karakter-dan-kearifan-lokal-mulok-bahasa-kutai-resmi-berlaku-di-seluruh-sekolah-kutim/">Perkuat Karakter dan Kearifan Lokal, Mulok Bahasa Kutai Resmi Berlaku di Seluruh Sekolah Kutim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/perkuat-karakter-dan-kearifan-lokal-mulok-bahasa-kutai-resmi-berlaku-di-seluruh-sekolah-kutim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12317</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Disdikbud Kutim–Nyalanesia Semakin Solid, Literasi Daerah Didorong Tembus Rekor Nasional</title>
		<link>https://latestbontang.com/kolaborasi-disdikbud-kutim-nyalanesia-semakin-solid-literasi-daerah-didorong-tembus-rekor-nasional/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/kolaborasi-disdikbud-kutim-nyalanesia-semakin-solid-literasi-daerah-didorong-tembus-rekor-nasional/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 00:31:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12315</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Perkembangan literasi di Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hal itu disampaikan langsung oleh Advisor Nyalanesia, Imam Subhan, SE, saat memberikan sambutan dalam puncak Festival Literasi Daerah Tahun 2025 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim. Di hadapan para pendidik, siswa, serta tamu undangan, Imam menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kolaborasi-disdikbud-kutim-nyalanesia-semakin-solid-literasi-daerah-didorong-tembus-rekor-nasional/">Kolaborasi Disdikbud Kutim–Nyalanesia Semakin Solid, Literasi Daerah Didorong Tembus Rekor Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> &#8211; Perkembangan literasi di Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hal itu disampaikan langsung oleh Advisor Nyalanesia, Imam Subhan, SE, saat memberikan sambutan dalam puncak Festival Literasi Daerah Tahun 2025 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim.</p>
<p>Di hadapan para pendidik, siswa, serta tamu undangan, Imam menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum bersejarah bagi penguatan budaya literasi di Kutim.</p>
<p>“Ini bukan hanya kegiatan biasa. Ini tonggak penting bagi perjalanan literasi Kutai Timur. Terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Disdikbud atas dukungan kebijakan serta fasilitas yang memungkinkan gerakan literasi berkembang pesat,” ujarnya.</p>
<p>Imam mengisahkan, selama dua hari pelaksanaan acara, timnya mendengar banyak cerita inspiratif dari para guru dan siswa yang menempuh perjalanan hingga 4–6 jam dari pelosok kecamatan demi mengikuti festival ini. Menurutnya, semangat tersebut menjadi energi besar bagi peningkatan kualitas pendidikan Kutai Timur.</p>
<p>Selain itu, peserta yang mengikuti melalui live streaming juga menunjukkan bahwa literasi tidak terhalang jarak dan kondisi geografis.</p>
<p>Program literasi sekolah terpadu yang berlangsung lebih dari tiga bulan telah menghasilkan berbagai pencapaian monumental. Di antaranya: 93 buku tunggal karya sekolah, 42 buku gabungan hasil kolaborasi, 168 sekolah siap mengembangkan website literasi, dan 187 website literasi telah aktif menjadi etalase karya peserta didik</p>
<p>“Ini bukan sekadar angka statistik. Ini adalah napas baru bagi dunia literasi sekolah di Kutai Timur,” tegas Imam.</p>
<p>Nyalanesia, kata Imam, berkomitmen sebagai mitra resmi pengembangan ekosistem literasi di Kutim, khususnya dalam penguatan 6 literasi dasar nasional: Literasi baca–tulis, Literasi numerasi, Literasi digital, Literasi sains, Literasi finansial, dan Literasi budaya &amp; kewarganegaraan.</p>
<p>Dia menyebut program tersebur dirancang menyenangkan, dekat dengan budaya lokal, sekaligus relevan dengan era digital generasi saat ini.</p>
<p>Sebagai bentuk motivasi lanjutan, Imam mengungkapkan, Kutim memiliki peluang besar mencatat prestasi berskala nasional.</p>
<p>“Dengan dukungan yang luar biasa ini, kami optimistis Kutai Timur dapat meraih Rekor MURI di bidang pendidikan pada tahun 2026,” ucapnya.(adv).</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kolaborasi-disdikbud-kutim-nyalanesia-semakin-solid-literasi-daerah-didorong-tembus-rekor-nasional/">Kolaborasi Disdikbud Kutim–Nyalanesia Semakin Solid, Literasi Daerah Didorong Tembus Rekor Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/kolaborasi-disdikbud-kutim-nyalanesia-semakin-solid-literasi-daerah-didorong-tembus-rekor-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12315</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kekurangan Guru, PAUD Negeri di Kutim Baru 27 Unit</title>
		<link>https://latestbontang.com/kekurangan-guru-paud-negeri-di-kutim-baru-27-unit/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/kekurangan-guru-paud-negeri-di-kutim-baru-27-unit/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 09:22:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12290</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Hingga penghujung 2025, ketersediaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Negeri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih jauh dari kebutuhan ideal. Data terbaru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim mencatat hanya terdapat 27 PAUD Negeri yang tersebar di 18 kecamatan. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa banyak wilayah, terutama desa-desa terpencil, belum sepenuhnya memiliki layanan pendidikan &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kekurangan-guru-paud-negeri-di-kutim-baru-27-unit/">Kekurangan Guru, PAUD Negeri di Kutim Baru 27 Unit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> &#8211; Hingga penghujung 2025, ketersediaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Negeri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih jauh dari kebutuhan ideal. Data terbaru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim mencatat hanya terdapat 27 PAUD Negeri yang tersebar di 18 kecamatan. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa banyak wilayah, terutama desa-desa terpencil, belum sepenuhnya memiliki layanan pendidikan dasar usia dini yang memadai.</p>
<p>Plt Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, mengakui bahwa persoalan terbesar bukan sekadar pemerataan bangunan sekolah, tetapi ketimpangan distribusi lembaga PAUD Negeri itu sendiri. Di Kecamatan Sangatta Utara sebagai pusat kabupaten, misalnya, saat ini hanya dua PAUD Negeri yang beroperasi. Kondisi itu semakin menegaskan bahwa akses layanan pendidikan anak usia dini belum merata di seluruh desa.</p>
<p>“Harapannya tiap desa memiliki minimal satu TK dan satu TPA Negeri. Itu target ideal yang ingin kita penuhi,” ujar Heri.</p>
<p>Meski demikian, rencana pembangunan gedung PAUD Negeri baru masih belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Heri menjelaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada kurangnya anggaran maupun ketersediaan lahan. Justru yang paling krusial adalah minimnya tenaga pengajar PAUD yang memenuhi standar.</p>
<p>Kekurangan guru PAUD, katanya, dapat berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan. Jika sekolah dibangun tanpa menyiapkan sumber daya manusia yang memadai, maka pembelajaran tidak akan berjalan efektif. Karena itu, sebelum menambah unit baru, pemerintah daerah memilih fokus memperkuat kapasitas dan jumlah pendidik.</p>
<p>Sejak 2024, Disdikbud Kutim telah memulai beberapa program peningkatan kompetensi, mulai dari pelatihan kurikulum, penguatan karakter anak usia dini, hingga dorongan peningkatan kualifikasi akademik bagi pendidik PAUD. Program tersebut diharapkan meningkatkan profesionalitas guru sekaligus menyiapkan mereka menghadapi perubahan pendekatan pembelajaran yang semakin menekankan aspek psikologis, kreativitas, dan stimulasi tumbuh kembang anak.</p>
<p>“Kami memastikan kualitas layanan harus siap sebelum membangun fisik sekolah. Guru adalah fondasi utama pembelajaran,” tegas Heri.</p>
<p>Ia menambahkan, pemerataan PAUD Negeri di seluruh desa tetap menjadi target jangka menengah. Namun, langkah tersebut harus dilakukan bertahap agar pembangunan fisik tidak mendahului kesiapan sumber daya manusia. Pemerintah berharap, melalui upaya penguatan tenaga pendidik sejak dini, pembangunan lembaga PAUD dapat dilakukan secara lebih terukur dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya. (adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kekurangan-guru-paud-negeri-di-kutim-baru-27-unit/">Kekurangan Guru, PAUD Negeri di Kutim Baru 27 Unit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/kekurangan-guru-paud-negeri-di-kutim-baru-27-unit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12290</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Revitalisasi Bahasa Kutai Terus Dipacu, Disdikbud Fokuskan Pembelajaran di SD dan SMP</title>
		<link>https://latestbontang.com/revitalisasi-bahasa-kutai-terus-dipacu-disdikbud-fokuskan-pembelajaran-di-sd-dan-smp/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/revitalisasi-bahasa-kutai-terus-dipacu-disdikbud-fokuskan-pembelajaran-di-sd-dan-smp/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 09:03:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12276</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA – Upaya pelestarian bahasa Kutai kembali diperkuat melalui rangkaian program revitalisasi yang digerakkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim). Langkah ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dimulai dua hingga tiga tahun lalu, termasuk penyusunan buku muatan lokal dan penerbitan kamus bahasa Kutai. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, menjelaskan bahwa buku &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/revitalisasi-bahasa-kutai-terus-dipacu-disdikbud-fokuskan-pembelajaran-di-sd-dan-smp/">Revitalisasi Bahasa Kutai Terus Dipacu, Disdikbud Fokuskan Pembelajaran di SD dan SMP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> – Upaya pelestarian bahasa Kutai kembali diperkuat melalui rangkaian program revitalisasi yang digerakkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim). Langkah ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dimulai dua hingga tiga tahun lalu, termasuk penyusunan buku muatan lokal dan penerbitan kamus bahasa Kutai.</p>
<p>Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, menjelaskan bahwa buku muatan lokal bahasa Kutai berperan sebagai pondasi utama dalam pengembangan kurikulum. Buku tersebut tidak hanya memuat materi dasar, tetapi juga menyajikan pendekatan pembelajaran yang relevan dengan kondisi siswa saat ini.</p>
<p>Selain itu, kerja sama antara Disdikbud dan Balai Bahasa menghasilan kamus bahasa Kutai yang kini menjadi acuan standar bagi guru. Kamus tersebut memperkuat struktur bahasa dan menjadi pedoman resmi dalam proses pembelajaran.</p>
<p>Pelatihan guru juga dilakukan secara berjenjang agar para pendidik memiliki kemampuan yang memadai dalam mengajar bahasa daerah.</p>
<p>“Program ini sudah berjalan cukup lama, khususnya di SD dan SMP. Tinggal kita kembangkan lagi, misalnya dengan talkshow atau kegiatan seni budaya,” ucap Padliansyah belum lama ini.</p>
<p>Untuk memperkaya pembelajaran, Disdikbud Kutim memasukkan mata pelajaran seni budaya daerah ke dalam kurikulum. Langkah ini bertujuan agar siswa memahami bahasa bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekspresi budaya.</p>
<p>Ke depan, sejumlah kegiatan kebudayaan seperti diskusi, pertunjukan seni, hingga talkshow direncanakan menjadi agenda rutin. Program-program ini diharapkan mampu mempertahankan eksistensi bahasa Kutai di tengah arus modernisasi.</p>
<p>“Kita berharap upaya revitalisasi tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas budaya local,” tuturnya. (adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/revitalisasi-bahasa-kutai-terus-dipacu-disdikbud-fokuskan-pembelajaran-di-sd-dan-smp/">Revitalisasi Bahasa Kutai Terus Dipacu, Disdikbud Fokuskan Pembelajaran di SD dan SMP</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/revitalisasi-bahasa-kutai-terus-dipacu-disdikbud-fokuskan-pembelajaran-di-sd-dan-smp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdik Kutim Siapkan Festival Literasi Daerah, Targetkan Rekor MURI dengan 13 Ribu Peserta</title>
		<link>https://latestbontang.com/disdik-kutim-siapkan-festival-literasi-daerah-targetkan-rekor-muri-dengan-13-ribu-peserta/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/disdik-kutim-siapkan-festival-literasi-daerah-targetkan-rekor-muri-dengan-13-ribu-peserta/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 09:01:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12274</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap menggelar salah satu ajang literasi terbesar yang pernah diadakan di daerah ini. Festival Literasi Daerah yang dirancang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim akan melibatkan 13.000 siswa SD dan SMP, sekaligus menjadi momentum untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Rencana tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, saat &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/disdik-kutim-siapkan-festival-literasi-daerah-targetkan-rekor-muri-dengan-13-ribu-peserta/">Disdik Kutim Siapkan Festival Literasi Daerah, Targetkan Rekor MURI dengan 13 Ribu Peserta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersiap menggelar salah satu ajang literasi terbesar yang pernah diadakan di daerah ini. Festival Literasi Daerah yang dirancang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim akan melibatkan 13.000 siswa SD dan SMP, sekaligus menjadi momentum untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).</p>
<p>Rencana tersebut disampaikan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, saat menutup Festival Magic Land di kawasan Polder Ilham Maulana, yang digelar belum lama ini. Ia menyebutkan bahwa Festival Literasi Daerah akan berlangsung mulai akhir November hingga 4 Desember 2025.</p>
<p>“Kami ingin menciptakan kegiatan literasi yang masif, menyeluruh, dan berdampak. Sebanyak 13 ribu pelajar akan terlibat dalam rangkaian kegiatan membaca, menulis, dan lomba literasi lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Mulyono, keikutsertaan ribuan siswa tersebut membuat Kutim sangat berpeluang mencatatkan diri di MURI. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti kesungguhan pemerintah daerah dalam membangun budaya literasi sejak usia sekolah.</p>
<p>Festival Literasi Daerah digelar sebagai tindak lanjut dari program prioritas literasi yang telah disusun sejak beberapa tahun terakhir. Selain menjadi ruang kreatif bagi pelajar, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi peserta terbaik untuk tampil di tingkat nasional.</p>
<p>“Juara satu akan diberangkatkan mengikuti Festival Literasi Nasional di Jakarta,” tambahnya.</p>
<p>Ajang ini juga tidak lepas dari visi besar “Keajaiban Kutim” (Magic Land) yang kerap disampaikan Bupati Ardiansyah Sulaiman. Kutim, menurutnya, tidak hanya memiliki keajaiban alam dan budaya, tetapi juga potensi besar dalam membangun generasi pembelajar.</p>
<p>“Semoga apay ag kita rencanakan ini dapat kita wujudkan,” ucapnya. (adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/disdik-kutim-siapkan-festival-literasi-daerah-targetkan-rekor-muri-dengan-13-ribu-peserta/">Disdik Kutim Siapkan Festival Literasi Daerah, Targetkan Rekor MURI dengan 13 Ribu Peserta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/disdik-kutim-siapkan-festival-literasi-daerah-targetkan-rekor-muri-dengan-13-ribu-peserta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12274</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Kutim Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Anggaran Rp 6,5 Miliar dan Program Keagamaan</title>
		<link>https://latestbontang.com/pemkab-kutim-perkuat-pendidikan-karakter-lewat-anggaran-rp-65-miliar-dan-program-keagamaan/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/pemkab-kutim-perkuat-pendidikan-karakter-lewat-anggaran-rp-65-miliar-dan-program-keagamaan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 08:59:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12272</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA -Pemkab Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan generasi berkarakter melalui serangkaian program pendidikan yang menitikberatkan pada pembinaan akhlak dan penguatan spiritual. Setelah sukses menggelar Manasik Haji Akbar untuk ribuan siswa PAUD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim merilis alokasi anggaran Rp 6,5 miliar yang difokuskan pada pendidikan berbasis nilai keagamaan. Kepala Disdikbud &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/pemkab-kutim-perkuat-pendidikan-karakter-lewat-anggaran-rp-65-miliar-dan-program-keagamaan/">Pemkab Kutim Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Anggaran Rp 6,5 Miliar dan Program Keagamaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> -Pemkab Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan generasi berkarakter melalui serangkaian program pendidikan yang menitikberatkan pada pembinaan akhlak dan penguatan spiritual. Setelah sukses menggelar Manasik Haji Akbar untuk ribuan siswa PAUD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim merilis alokasi anggaran Rp 6,5 miliar yang difokuskan pada pendidikan berbasis nilai keagamaan.</p>
<p>Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa program yang berjalan pada tahun 2025–2026 bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari peta jalan besar pembangunan sumber daya manusia di Kutim. Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap anak memperoleh pendidikan yang seimbang antara pengetahuan umum dan pemahaman agama.</p>
<p>Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Beasiswa Hafidz/Hafidzah. Pada 2025, sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP tercatat telah menerima bantuan tersebut. Tahun berikutnya, jumlah penerima tetap dipertahankan, namun nilai beasiswa ditingkatkan: siswa SD mendapat Rp 2,5 juta dan siswa SMP Rp 3 juta.</p>
<p>“Ini bentuk penghargaan bagi anak-anak yang berjuang menghafal Al-Qur’an. Pemerintah ingin memberikan motivasi agar mereka terus berkembang,” tutur Mulyono belum lama ini.</p>
<p>Selain beasiswa, perluasan Pembelajaran UMMI menjadi langkah konkret lain yang ditempuh Disdikbud. Saat ini, metode pembelajaran Al-Qur’an tersebut diterapkan di 39 sekolah dengan dukungan 160 guru bersertifikasi. Melalui program ini, pemerintah berharap lahir generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an secara benar, tetapi juga menghafal hingga 29–30 juz.</p>
<p>Pada saat yang sama, Disdikbud juga mendorong pemerataan fasilitas pendidikan melalui program pembagian seragam gratis. Sebanyak 84.000 siswa dari jenjang TK hingga SMP menerima empat stel seragam per anak. Kebijakan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menciptakan kesetaraan di lingkungan sekolah.</p>
<p>“Seragam gratis membuat anak-anak tampil sama tanpa memandang latar belakang keluarga. Ini membantu menghapus stigma sosial yang kerap muncul di sekolah,” jelas Mulyono. (adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/pemkab-kutim-perkuat-pendidikan-karakter-lewat-anggaran-rp-65-miliar-dan-program-keagamaan/">Pemkab Kutim Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Anggaran Rp 6,5 Miliar dan Program Keagamaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/pemkab-kutim-perkuat-pendidikan-karakter-lewat-anggaran-rp-65-miliar-dan-program-keagamaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12272</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerataan Layanan PAUD di Kutim Masih Terkendala Akses dan Ketersediaan SDM</title>
		<link>https://latestbontang.com/pemerataan-layanan-paud-di-kutim-masih-terkendala-akses-dan-ketersediaan-sdm-2/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/pemerataan-layanan-paud-di-kutim-masih-terkendala-akses-dan-ketersediaan-sdm-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 08:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12258</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Pemerataan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kutai Timur (Kutim) masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Hingga kini, masih terdapat desa-desa yang belum memiliki lembaga PAUD akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau serta keterbatasan sumber daya masyarakat. Plt Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, mengatakan bahwa &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/pemerataan-layanan-paud-di-kutim-masih-terkendala-akses-dan-ketersediaan-sdm-2/">Pemerataan Layanan PAUD di Kutim Masih Terkendala Akses dan Ketersediaan SDM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> &#8211; Pemerataan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kutai Timur (Kutim) masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Hingga kini, masih terdapat desa-desa yang belum memiliki lembaga PAUD akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau serta keterbatasan sumber daya masyarakat.</p>
<p>Plt Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, mengatakan bahwa kendala tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, belum optimalnya layanan PAUD di beberapa desa bukan disebabkan kurangnya perhatian, melainkan karena keterbatasan kondisi alam dan minimnya tenaga maupun fasilitas pendukung.</p>
<p>“Ada desa yang jaraknya berjauhan, aksesnya sulit, dan jumlah penduduk usia dininya rendah. Ini menyebabkan pendirian PAUD tidak semudah di wilayah perkotaan,” ujar Heri saat ditemui di Kantor Disdikbud Kutim, belum lama ini.</p>
<p>Meski demikian, Disdikbud Kutim tidak tinggal diam. Pihaknya terus mendorong pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga lembaga lokal untuk berinisiatif membentuk PAUD sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing wilayah.</p>
<p>“Kami selalu memberikan edukasi bahwa pendirian PAUD bisa dimulai dari skala kecil. Asalkan ada kemauan dari masyarakat dan pemerintah desa, kami siap mendampingi prosesnya,” tegas Heri.</p>
<p>Dukungan pemerintah meliputi fasilitasi perizinan, pendampingan administrasi, hingga pemenuhan sarana prasarana secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Pemerintah desa juga didorong memanfaatkan dana desa sebagai pendukung pembangunan dan pengembangan PAUD.</p>
<p>“Yang terpenting adalah inisiasi dari desa. Begitu ada komitmen bersama, kami akan turun langsung membantu mempercepat pembentukan PAUD,” tambahnya.</p>
<p>Heri berharap semakin banyak desa yang terpacu menghadirkan lembaga PAUD, sehingga tidak ada lagi anak di Kutim yang kehilangan kesempatan mendapatkan layanan pendidikan sejak usia dini.</p>
<p>“Anak-anak kita di pedalaman juga berhak mendapatkan fondasi pendidikan yang kuat. Ini tentang masa depan mereka, dan kita harus bergerak bersama,” tutupnya. (adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/pemerataan-layanan-paud-di-kutim-masih-terkendala-akses-dan-ketersediaan-sdm-2/">Pemerataan Layanan PAUD di Kutim Masih Terkendala Akses dan Ketersediaan SDM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/pemerataan-layanan-paud-di-kutim-masih-terkendala-akses-dan-ketersediaan-sdm-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12258</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Kutim Mantapkan Ekosistem Literasi dan Sekolah Digital</title>
		<link>https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-ekosistem-literasi-dan-sekolah-digital/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-ekosistem-literasi-dan-sekolah-digital/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 00:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12312</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Transformasi mutu pendidikan di Kutai Timur (Kutim) terus digenjot melalui penguatan budaya literasi dan digitalisasi sekolah. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, SSTP, M.Si saat memberikan sambutan pada puncak Festival Literasi Daerah Kutim 2025, Senin (08/12/2025) di Ruang Akasia, Bukit Pelangi. Mulyono menyampaikan bahwa kegiatan penguatan literasi yang &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-ekosistem-literasi-dan-sekolah-digital/">Disdikbud Kutim Mantapkan Ekosistem Literasi dan Sekolah Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> &#8211; Transformasi mutu pendidikan di Kutai Timur (Kutim) terus digenjot melalui penguatan budaya literasi dan digitalisasi sekolah. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, SSTP, M.Si saat memberikan sambutan pada puncak Festival Literasi Daerah Kutim 2025, Senin (08/12/2025) di Ruang Akasia, Bukit Pelangi.</p>
<p>Mulyono menyampaikan bahwa kegiatan penguatan literasi yang telah berjalan selama dua bulan di seluruh wilayah Kutim mendapatkan dukungan penuh dari Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran pemerintah daerah. Dukungan tersebut menurutnya sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pendidikan, baik dari sisi intelektual, mental, hingga kreativitas siswa.</p>
<p>“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Ini sangat membantu mengakselerasi berbagai program pendidikan, terutama yang menyentuh pembelajaran secara langsung pada peserta didik,” ujar Mulyono.</p>
<p>Sebagai upaya memperkuat ekosistem literasi digital, Disdikbud Kutim telah menyiapkan 35 sekolah untuk menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dari jenjang kelas 3 SD hingga SMP. Selain itu, Kutim juga telah memiliki lebih dari 50 tutor Google Level 4 yang siap diberdayakan tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional.</p>
<p>“Kami juga akan meluncurkan bahan ajar digital untuk jenjang kelas 2 SD dan PAUD pada tanggal 11 mendatang. Materinya dapat digunakan baik secara online maupun offline agar seluruh siswa bisa mengaksesnya,” jelasnya.</p>
<p>Tak hanya itu, peningkatan infrastruktur konektivitas juga terus dilakukan. Sepanjang 2024, 141 sekolah di Kutim telah terpasang Starlink, sehingga akses internet semakin merata hingga wilayah pelosok.</p>
<p>“Ini menjadi solusi dalam pemerataan kualitas pembelajaran,” tambah Mulyono.</p>
<p>Mulyono mengapresiasi antusias luar biasa dari sekolah-sekolah yang terlibat. Pada tahun pertama penyelenggaraan program literasi ini, minat dan produktivitas siswa meningkat signifikan. Bahkan, karya-karya terbaik mereka direncanakan tampil dalam ajang literasi tingkat nasional pada Mei 2026.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Kutim Drs. H. Ardiansyah Sulaiman., M.Si yang sekaligus membuka festival menyatakan bahwa perkembangan literasi siswa Kutim merupakan sinyal positif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Menurut Ardiansyah, literasi tidak hanya bermakna membaca dan menulis, tetapi berhubungan langsung dengan kesiapan generasi dalam menghadapi dinamika global—termasuk bidang digital dan ekonomi.</p>
<p>“Dorongan kemajuan itu ada pada generasi sekarang. Tugas kita memberi ruang agar literasi terus tumbuh sebagai indikator bangsa yang maju,” tegasnya.</p>
<p>Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, para pegiat literasi, serta Bunda Literasi Kutim yang telah aktif membina dan menguatkan budaya literasi di sekolah.</p>
<p>“Semoga kegiatan ini menjadi barometer kemajuan generasi kita di masa depan. Terima kasih kepada semua pihak yang terus mendampingi perkembangan literasi di Kutim,” tutup Bupati.(adv).</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-ekosistem-literasi-dan-sekolah-digital/">Disdikbud Kutim Mantapkan Ekosistem Literasi dan Sekolah Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/disdikbud-kutim-mantapkan-ekosistem-literasi-dan-sekolah-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12312</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Irma Yuwinda: Literasi Fondasi Pendidikan Berkualitas di Kutim</title>
		<link>https://latestbontang.com/irma-yuwinda-literasi-fondasi-pendidikan-berkualitas-di-kutim/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/irma-yuwinda-literasi-fondasi-pendidikan-berkualitas-di-kutim/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 00:23:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kutim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=12310</guid>

					<description><![CDATA[<p>SANGATTA &#8211; Festival Literasi Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun 2025 resmi dibuka dan disambut antusias ratusan pendidik serta peserta didik dari berbagai sekolah. Kegiatan yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Senin (8/12/2025) ini menjadi momentum bersejarah bagi penguatan budaya literasi di Bumi Tuah Bumi Untung Benua ini. Ketua Panitia yang juga &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/irma-yuwinda-literasi-fondasi-pendidikan-berkualitas-di-kutim/">Irma Yuwinda: Literasi Fondasi Pendidikan Berkualitas di Kutim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SANGATTA</strong> &#8211; Festival Literasi Daerah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun 2025 resmi dibuka dan disambut antusias ratusan pendidik serta peserta didik dari berbagai sekolah. Kegiatan yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Senin (8/12/2025) ini menjadi momentum bersejarah bagi penguatan budaya literasi di Bumi Tuah Bumi Untung Benua ini.</p>
<p>Ketua Panitia yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Hj. Irma Yuwinda, ST, M.Si menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas kepada seluruh peserta didik. Hal ini sesuai dengan amanat regulasi nasional mengenai standar pelayanan minimum (SPM) bidang pendidikan.</p>
<p>“Literasi adalah bagian dari pemenuhan layanan pembelajaran berkualitas. Tidak hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi digital, literasi budaya hingga literasi karakter,” ungkap Irma dalam sambutannya.</p>
<p>Menurutnya, literasi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas sumber daya manusia, sehingga harus terus dikuatkan di semua jenjang serta wilayah. Karena itu, Disdikbud Kutim berkolaborasi dengan startup pendidikan Nyalanesia untuk mengembangkan program literasi terpadu di seluruh Kecamatan Kutim.</p>
<p>Kolaborasi tersebut telah membina satuan pendidikan jenjang SD dan SMP hingga mampu menghasilkan berbagai karya terbaik, mulai dari tulisan hingga publikasi digital para pelajar. Karya-karya tersebut dipamerkan dan diapresiasi pada puncak Festival Literasi Daerah pertama ini.</p>
<p>“Apa yang kita lakukan hari ini adalah bukti nyata bahwa penguatan literasi dapat dilakukan dengan kegiatan yang kreatif, inspiratif, sekaligus menyenangkan,” lanjut Irma.</p>
<p>Ia berharap festival ini menjadi wadah aktualisasi dan apresiasi bagi siswa, guru, tenaga pendidikan, serta komunitas literasi. Sekaligus menjadi pintu pembuka semangat baru bagi penggerak literasi di Kutai Timur untuk terus berkembang menuju generasi emas yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>“Kami ingin literasi menjadi budaya dan karakter di sekolah. Bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerakan berkelanjutan,” tegasnya.(adv).</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/irma-yuwinda-literasi-fondasi-pendidikan-berkualitas-di-kutim/">Irma Yuwinda: Literasi Fondasi Pendidikan Berkualitas di Kutim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/irma-yuwinda-literasi-fondasi-pendidikan-berkualitas-di-kutim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">12310</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
