<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Diskominfo Kukar Arsip - Latest Bontang</title>
	<atom:link href="https://latestbontang.com/category/diskominfo-kukar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://latestbontang.com/category/diskominfo-kukar/</link>
	<description>Media Online Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Dec 2025 03:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://latestbontang.com/wp-content/uploads/2023/01/cropped-new-latrstbontang-cion-32x32.png</url>
	<title>Diskominfo Kukar Arsip - Latest Bontang</title>
	<link>https://latestbontang.com/category/diskominfo-kukar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215387249</site>	<item>
		<title>Transformasi Air Bersih Kutim: Perumdam TTB Susun Renbis Demi Layanan yang Kian Akuntabel</title>
		<link>https://latestbontang.com/transformasi-air-bersih-kutim-perumdam-ttb-susun-renbis-demi-layanan-yang-kian-akuntabel/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/transformasi-air-bersih-kutim-perumdam-ttb-susun-renbis-demi-layanan-yang-kian-akuntabel/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 03:20:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=11954</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDA — Dorongan untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih modern dan dapat dipertanggungjawabkan terus dilakukan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim). Melalui penyusunan Rencana Bisnis (Renbis) 2026–2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2026, perusahaan daerah ini menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar layanan publik sektor air &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/transformasi-air-bersih-kutim-perumdam-ttb-susun-renbis-demi-layanan-yang-kian-akuntabel/">Transformasi Air Bersih Kutim: Perumdam TTB Susun Renbis Demi Layanan yang Kian Akuntabel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMARINDA</strong> — Dorongan untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih modern dan dapat dipertanggungjawabkan terus dilakukan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim). Melalui penyusunan Rencana Bisnis (Renbis) 2026–2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2026, perusahaan daerah ini menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar layanan publik sektor air bersih.</p>
<p>Forum penyusunan strategi yang digelar pada Jumat (28/11/2025) di Samarinda itu menghadirkan Pemkab Kutim sebagai pemegang kebijakan utama sektor layanan dasar. Kehadiran langsung Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menjadi penanda kuatnya dukungan pemerintah terhadap proses transformasi tersebut.</p>
<p>Transformasi yang dimaksud tidak hanya berhenti pada evaluasi teknis, tetapi juga pada perbaikan tata kelola—mulai dari efisiensi anggaran hingga peningkatan kualitas pelayanan pelanggan. Perumdam TTB ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat Kutai Timur.</p>
<p>Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa layanan air bersih tidak boleh lagi menjadi persoalan di tengah geliat pembangunan daerah.</p>
<p>“Kami ingin seluruh masyarakat Kutai Timur dapat menikmati akses air bersih yang merata dan berkelanjutan,” tegasnya dalam forum tersebut.</p>
<p>Ardiansyah juga menilai langkah pembenahan internal dan transparansi pengelolaan menjadi elemen penting dalam mempercepat peningkatan layanan.</p>
<p>“Upaya perbaikan tata kelola ini menunjukkan keseriusan Perumdam TTB dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar ia..</p>
<p>Lebih jauh, Ardiansyah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan daerah agar program transformasi dapat berjalan efektif.</p>
<p>“Pemkab Kutim akan terus memberikan dukungan agar setiap perencanaan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga hingga ke pelosok,” tambahnya.(adv).</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/transformasi-air-bersih-kutim-perumdam-ttb-susun-renbis-demi-layanan-yang-kian-akuntabel/">Transformasi Air Bersih Kutim: Perumdam TTB Susun Renbis Demi Layanan yang Kian Akuntabel</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/transformasi-air-bersih-kutim-perumdam-ttb-susun-renbis-demi-layanan-yang-kian-akuntabel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Erau Adat Kutai Siap Digelar Mulai 21 September 2025</title>
		<link>https://latestbontang.com/erau-adat-kutai-siap-digelar-mulai-21-september-2025/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/erau-adat-kutai-siap-digelar-mulai-21-september-2025/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 21:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10923</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara: Pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025 siap digelar mulai 21 September hingga 29 September 2025.”Erau 2025 akan dilaksanakan sejak 21 September,” kata Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrlian Noor saat konferensi pers didampingi, Ayahanda Sultan Kutai Kartanegara, Pangeran Heriansyah dan Kabid Budaya Disdikbud, Puji Utomo, di Disdikbud Kukar, Minggua (7/9/2025) sore. Thauhid mengatakan bahwa Erau &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/erau-adat-kutai-siap-digelar-mulai-21-september-2025/">Erau Adat Kutai Siap Digelar Mulai 21 September 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong>: Pelaksanaan Erau Adat Kutai 2025 siap digelar mulai 21 September hingga 29 September 2025.”Erau 2025 akan dilaksanakan sejak 21 September,” kata Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrlian Noor saat konferensi pers didampingi, Ayahanda Sultan Kutai Kartanegara, Pangeran Heriansyah dan Kabid Budaya Disdikbud, Puji Utomo, di Disdikbud Kukar, Minggua (7/9/2025) sore.</p>
<p>Thauhid mengatakan bahwa Erau nanti akan dibuka Sultan Kutai Kartanegara. Pada rangkaian pembukaan dilakukan kirab budaya sekaligus seserahan yang diikuti 20 kecamatan se Kukar. “Kemudian nantinya akan dimeriahkan penampilan penari sekitar 400 pelajar,” ungkapnya.<br />
Ia juga menyebutkan, tema yang diusung dalam Erau tahun ini adalah “Menjaga Marwah Peradaban Nusantara”.</p>
<p>Usai pembukaan Erau, kemudian nantinya dilanjutkan dengan pembukaan Expo Erau yang terletak di lapangan parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong.<br />
“Expo dimulai 21-28 September 2025, yang nantinya melibatkan instansi terkait, pelaku UMKM Kukar. Untuk lebih memeriahkan pelaksanaan Erau, akan ada pertunukan kesenian seperti lagu daerah, tarsul , jepen dan tingkilan,”tuturnya.</p>
<p>Selanjutnya di tanggal 25 September akan dilaksanakan Beseprah, yakni makan bersama pihak kesultanan dan pemerintah bersama masyarakat Kutai Kartanegara, yang lokasinya berada di sepanjang jalan depan Museum Mulawarman Tenggarong.<br />
“Seluruh OPD dan BUMD di Kukar ikut dalam kegiatan tersebut,” terangnya.<br />
Untuk acara belimbur, dijadwalkan akan dilaksanakan pada 28 September. Pada tragdisi belimbur, pemerintah menempatkan tong-tong air bersih di titik tertentu untuk mengantisipasi surutnya Sungai Mahakam, dan mengantisipasi penggunaan air kotor.</p>
<p>Sementara itu untuk rangkaian prosesi ritual Erau, yang dilaksanakan pihak Kesultanan telah dimulai sejak 5 September,dengan melakukan ziarah ke makam para raja yang berada disamping Museum Mulawarman Tenggarong. Dan pada 6 September dilanjutkan degan ziarah ke Kutai Lama. (adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/erau-adat-kutai-siap-digelar-mulai-21-september-2025/">Erau Adat Kutai Siap Digelar Mulai 21 September 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/erau-adat-kutai-siap-digelar-mulai-21-september-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10923</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</title>
		<link>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-3/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-3/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2025 22:44:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Desa Muara Kaman Ulu memiliki potensi sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan. Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menyebut sektor perikanan dan pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi warga, dengan dukungan tambahan dari pariwisata dan UMKM yang mulai tumbuh. “Potensinya, kalau pertama, perikanan. Kurang lebih 85 persen masyarakat menggantungkan hidup dari &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-3/">Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Desa Muara Kaman Ulu memiliki potensi sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan.</p>
<p>Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menyebut sektor perikanan dan pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi warga, dengan dukungan tambahan dari pariwisata dan UMKM yang mulai tumbuh.</p>
<p>“Potensinya, kalau pertama, perikanan. Kurang lebih 85 persen masyarakat menggantungkan hidup dari sektor perikanan,” ujarnya.</p>
<p>Kata dia, aktivitas perikanan, baik tangkap maupun budidaya, telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi identitas ekonomi warga desa.</p>
<p>Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa sekitar 15 persen masyarakat menggarap sektor pertanian palawija.</p>
<p>&#8220;Komoditas yang dibudidayakan cukup beragam, mulai dari jahe, terong, cabai, hingga buah-buahan seperti semangka dan melon. Kalau berbicara persentase, 15 persennya adalah pertanian palawija. Jadi, kita fokus ke situ juga,” tambahnya.</p>
<p>Namun, dia menegaskan membangun ekonomi desa tidak cukup hanya bergantung pada dua sektor utama tersebut. Pemerintah desa melihat peluang besar di sektor pariwisata sebagai pengungkit ekonomi lokal.</p>
<p>“Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tadi kan bukan hanya itu, termasuk pariwisata sih. Kalau sektor wisata hidup dan orang mulai datang ke desa, maka aktivitas ekonomi lain seperti UMKM juga akan ikut berkembang,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, menurut Hendra, pengembangan UMKM menjadi ujung tombak dari strategi memajukan pariwisata Muara Kaman Ulu. Produk lokal, makanan khas, dan kerajinan desa dinilai bisa menjadi daya tarik sekaligus penyokong ekonomi warga ketika wisatawan berkunjung.</p>
<p>Dia memaparkan, pemerintah desa kini mulai menata arah pembangunan agar selaras dengan pemanfaatan potensi yang ada, baik dari sisi sumber daya alam maupun kreativitas masyarakat.</p>
<p>“Kami berharap dengan mengoptimalkan sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata, perekonomian Desa Muara Kaman Ulu bisa semakin mandiri dan berkelanjutan,” timpalnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-3/">Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10917</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sugianto Dorong Pengembangan Wisata Alam untuk Pendapatan Desa Separi</title>
		<link>https://latestbontang.com/sugianto-dorong-pengembangan-wisata-alam-untuk-pendapatan-desa-separi/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/sugianto-dorong-pengembangan-wisata-alam-untuk-pendapatan-desa-separi/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 03:29:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10894</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Kepala Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Sugianto menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan desa. Kata dia, wilayahnya memiliki sejumlah objek wisata alam yang potensial, mulai dari air terjun, batu pilar, hingga fenomena unik air meredak yang dipercaya dapat mengeluarkan bunyi sendiri. “Untuk wisata alam air terjun, di &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/sugianto-dorong-pengembangan-wisata-alam-untuk-pendapatan-desa-separi/">Sugianto Dorong Pengembangan Wisata Alam untuk Pendapatan Desa Separi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Kepala Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Sugianto menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan desa.</p>
<p>Kata dia, wilayahnya memiliki sejumlah objek wisata alam yang potensial, mulai dari air terjun, batu pilar, hingga fenomena unik air meredak yang dipercaya dapat mengeluarkan bunyi sendiri.</p>
<p>“Untuk wisata alam air terjun, di Desa Separi ada di Kilometer 64 dengan ukuran yang cukup besar, juga ada lagi di Kilometer 13. Selain itu, ada objek batu pilar di Loa Durian, namun kini masuk wilayah Desa Bukit Periaman,” jelasnya.</p>
<p>Sugianto juga menyinggung tentang Goa Batu Gelap, destinasi wisata bersejarah yang dahulu masuk wilayah Desa Separi, namun kini tercatat dalam administrasi Desa Sukamaju.</p>
<p>“Harusnya wisata itu dikembalikan ke Desa Separi, karena merupakan peninggalan leluhur dan kampung pertama kami,” ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemdes Separi tengah merancang destinasi baru berupa wisata hutan di Kilometer 3 yang akan diberi nama Kampung Matahari.</p>
<p>Di lokasi ini, selain terdapat air terjun, juga akan dikembangkan wisata buah-buahan, area camping, serta kuliner khas desa.</p>
<p>“Wisata hutan ini kami harapkan bisa jadi andalan baru Desa Separi. Saat ini masih terbatas anggaran, tapi kami akan terus berproses agar bisa terwujud,” pungkasnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/sugianto-dorong-pengembangan-wisata-alam-untuk-pendapatan-desa-separi/">Sugianto Dorong Pengembangan Wisata Alam untuk Pendapatan Desa Separi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/sugianto-dorong-pengembangan-wisata-alam-untuk-pendapatan-desa-separi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10894</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lurah Panji Soroti Buruknya Drainase Sebabkan Banjir Berulang</title>
		<link>https://latestbontang.com/lurah-panji-soroti-buruknya-drainase-sebabkan-banjir-berulang/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/lurah-panji-soroti-buruknya-drainase-sebabkan-banjir-berulang/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 03:26:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10892</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Lurah Panji, Kecamatan Tenggarong, Isnaniah, mengungkapkan bahwa banjir masih menjadi permasalahan serius yang kerap dihadapi warganya. Pasalnya, setiap kali hujan deras turun bersamaan dengan naiknya air pasang, sejumlah titik di wilayah Panji selalu tergenang air dengan debit cukup tinggi. Menurut dia, penyebab utama banjir adalah buruknya sistem drainase. Wilayah Panji berbatasan langsung &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/lurah-panji-soroti-buruknya-drainase-sebabkan-banjir-berulang/">Lurah Panji Soroti Buruknya Drainase Sebabkan Banjir Berulang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Lurah Panji, Kecamatan Tenggarong, Isnaniah, mengungkapkan bahwa banjir masih menjadi permasalahan serius yang kerap dihadapi warganya.</p>
<p>Pasalnya, setiap kali hujan deras turun bersamaan dengan naiknya air pasang, sejumlah titik di wilayah Panji selalu tergenang air dengan debit cukup tinggi.</p>
<p>Menurut dia, penyebab utama banjir adalah buruknya sistem drainase. Wilayah Panji berbatasan langsung dengan parit yang terbagi dengan Kelurahan Sukarame, sehingga aliran air kerap tidak maksimal.</p>
<p>“Upaya penanganan sebenarnya sudah pernah dilakukan, namun saluran drainase di sini terkendala. Sekarang ada beberapa pelebaran saluran yang mulai dilakukan dan kami harap bisa menjadi solusi,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, banjir yang terjadi belakangan ini diperparah oleh banyaknya saluran air di dalam gang permukiman yang tersumbat.</p>
<p>Bahkan, limpasan air dari kawasan Maluhu juga kerap masuk ke Panji dan memperparah genangan.</p>
<p>“Kami sudah mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang, tetapi karena keterbatasan anggaran, belum semuanya bisa direalisasikan. Kami juga sudah mengajukan permintaan alokasi anggaran ke dinas terkait,” jelasnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, beberapa titik yang sering terdampak banjir, antara lain kawasan Bogenfil dan Selimpat.</p>
<p>&#8220;Solusi permanen, membutuhkan perbaikan drainase secara menyeluruh agar banjir tidak terus berulang,&#8221; pungkasnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/lurah-panji-soroti-buruknya-drainase-sebabkan-banjir-berulang/">Lurah Panji Soroti Buruknya Drainase Sebabkan Banjir Berulang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/lurah-panji-soroti-buruknya-drainase-sebabkan-banjir-berulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10892</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kades Suka Maju Dorong Pembangunan Embung untuk Perkuat Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://latestbontang.com/kades-suka-maju-dorong-pembangunan-embung-untuk-perkuat-ketahanan-pangan/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/kades-suka-maju-dorong-pembangunan-embung-untuk-perkuat-ketahanan-pangan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 03:23:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10885</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Kepala Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kuswara, menegaskan pihaknya terus memperkuat langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian sebagai upaya mendukung ketahanan pangan wilayah. Menurutnya, meski desa ini memiliki keterbatasan lahan dibanding desa tetangga, Suka Maju tetap memiliki keunggulan karena jauh dari aktivitas pertambangan dan didukung potensi sumber daya alam yang baik. &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kades-suka-maju-dorong-pembangunan-embung-untuk-perkuat-ketahanan-pangan/">Kades Suka Maju Dorong Pembangunan Embung untuk Perkuat Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Kepala Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kuswara, menegaskan pihaknya terus memperkuat langkah strategis dalam pengembangan sektor pertanian sebagai upaya mendukung ketahanan pangan wilayah.</p>
<p>Menurutnya, meski desa ini memiliki keterbatasan lahan dibanding desa tetangga, Suka Maju tetap memiliki keunggulan karena jauh dari aktivitas pertambangan dan didukung potensi sumber daya alam yang baik. Komoditas utama yang dikembangkan tetap berfokus pada tanaman padi.</p>
<p>“Terkait potensi pertanian itu adalah tanaman padi, tetapi padi tidak luput dari keberadaan embung. Alhamdulillah, baru-baru ini kami mendapat bantuan mesin dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menyebut, pihak desa saat ini telah merencanakan pembangunan embung di kilometer 17 untuk memperlancar distribusi air bagi para petani.</p>
<p>Pasalnya, selama ini, lahan pertanian di Suka Maju masih sangat bergantung pada air hujan.</p>
<p>“Kami memiliki sumber air yang bagus. Maka dari itu, kami merencanakan pembangunan embung agar bisa dimanfaatkan maksimal oleh petani kami,” ujarnya.</p>
<p>Kuswara menambahkan, tahun 2025 akan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan sektor pertanian di Desa Suka Maju, sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di Kukar.</p>
<p>Dia mengungkapkan, selain mengandalkan tanaman padi, masyarakat desa juga mengembangkan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit dan karet.</p>
<p>“Petani kami juga tengah menanam sawit dengan memanfaatkan lahan yang ada, selain itu juga ada tanaman karet,” tandasnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kades-suka-maju-dorong-pembangunan-embung-untuk-perkuat-ketahanan-pangan/">Kades Suka Maju Dorong Pembangunan Embung untuk Perkuat Ketahanan Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/kades-suka-maju-dorong-pembangunan-embung-untuk-perkuat-ketahanan-pangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10885</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kades Batuah Desak Investigasi Ilmiah Terkait Banjir dan Pencemaran Limbah</title>
		<link>https://latestbontang.com/kades-batuah-desak-investigasi-ilmiah-terkait-banjir-dan-pencemaran-limbah/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/kades-batuah-desak-investigasi-ilmiah-terkait-banjir-dan-pencemaran-limbah/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 00:28:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10921</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Persoalan banjir dan pencemaran limbah yang dikeluhkan warga Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, tidak bisa diselesaikan hanya dengan asumsi. Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid menegaskan perlunya investigasi ilmiah yang melibatkan instansi berwenang agar penyebab permasalahan ini dapat terungkap dengan jelas. Menurutnya, selama ini pihak perusahaan beralasan bahwa banjir dan pencemaran terjadi akibat &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kades-batuah-desak-investigasi-ilmiah-terkait-banjir-dan-pencemaran-limbah/">Kades Batuah Desak Investigasi Ilmiah Terkait Banjir dan Pencemaran Limbah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Persoalan banjir dan pencemaran limbah yang dikeluhkan warga Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, tidak bisa diselesaikan hanya dengan asumsi.</p>
<p>Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid menegaskan perlunya investigasi ilmiah yang melibatkan instansi berwenang agar penyebab permasalahan ini dapat terungkap dengan jelas.</p>
<p>Menurutnya, selama ini pihak perusahaan beralasan bahwa banjir dan pencemaran terjadi akibat faktor alam maupun dampak dari aktivitas sejumlah perusahaan lain di sekitar permukiman warga.</p>
<p>“Karena itu, kami akan undang semua pihak, termasuk ESDM Kaltim, DLHK Kukar, bahkan Balai Sungai, agar tidak terjadi saling tuding antar perusahaan, sementara masyarakat tetap menjadi korban,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD Kukar dalam mengawal proses ini agar benar-benar ada hasil konkret.</p>
<p>Dia berharap, investigasi komprehensif mampu menghasilkan langkah korektif yang dapat memulihkan kondisi lingkungan sekaligus menjaga keselamatan warga Batuah.</p>
<p>“Kalau perusahaan merasa bukan mereka sendiri penyebabnya, maka semua perusahaan yang terlibat dalam kerusakan ini harus ikut menyelesaikan persoalan. Jangan sampai langkah DPRD dan OPD hanya berhenti sampai RDP, lalu menguap tanpa solusi. Masyarakat menunggu bukti nyata,” tandasnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/kades-batuah-desak-investigasi-ilmiah-terkait-banjir-dan-pencemaran-limbah/">Kades Batuah Desak Investigasi Ilmiah Terkait Banjir dan Pencemaran Limbah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/kades-batuah-desak-investigasi-ilmiah-terkait-banjir-dan-pencemaran-limbah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10921</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lurah Melayu Soroti Lampu Detektor di Jalan Imam Bonjol yang Sering Mati</title>
		<link>https://latestbontang.com/lurah-melayu-soroti-lampu-detektor-di-jalan-imam-bonjol-yang-sering-mati/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/lurah-melayu-soroti-lampu-detektor-di-jalan-imam-bonjol-yang-sering-mati/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 00:26:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10919</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Pemasangan lampu detektor di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Melayu, ternyata belum sepenuhnya berfungsi optimal. Sejumlah tiang lampu di area tersebut bahkan tidak menyala sama sekali, sehingga membuat kawasan sekitar tampak gelap pada malam hari. Lurah Melayu, Aditya Rahman menjelaskan bahwa sistem lampu yang digunakan &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/lurah-melayu-soroti-lampu-detektor-di-jalan-imam-bonjol-yang-sering-mati/">Lurah Melayu Soroti Lampu Detektor di Jalan Imam Bonjol yang Sering Mati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Pemasangan lampu detektor di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Melayu, ternyata belum sepenuhnya berfungsi optimal.</p>
<p>Sejumlah tiang lampu di area tersebut bahkan tidak menyala sama sekali, sehingga membuat kawasan sekitar tampak gelap pada malam hari.</p>
<p>Lurah Melayu, Aditya Rahman menjelaskan bahwa sistem lampu yang digunakan berbeda dengan penerangan jalan biasa.</p>
<p>“Lampu ini menggunakan sistem detektor, jadi baru menyala jika ada kendaraan atau orang melintas. Bukan soal terang atau tidaknya, tapi memang sistemnya seperti itu,” ungkapnya.</p>
<p>Namun, dia mengungkapkan, belakangan diketahui ada gangguan pada sistem penyimpanan daya yang diduga menjadi penyebab tidak konsistennya penerangan.</p>
<p>“Mungkin ada masalah di sistem penyimpanan daya seperti solar cell, sehingga lampu tidak menyala secara konsisten. Tapi belakangan ini, saya lihat beberapa sudah mulai menyala lagi,” tambahnya.</p>
<p>Ia berharap ke depan penerangan di kawasan tersebut dapat diganti dengan sistem lampu jalan konvensional yang lebih terang, mengingat area itu merupakan kawasan permukiman yang membutuhkan pencahayaan memadai untuk kenyamanan dan keamanan warga.</p>
<p>“Saya sudah berkomunikasi dengan dinas terkait, semoga segera ada tindak lanjut,” tandasnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/lurah-melayu-soroti-lampu-detektor-di-jalan-imam-bonjol-yang-sering-mati/">Lurah Melayu Soroti Lampu Detektor di Jalan Imam Bonjol yang Sering Mati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/lurah-melayu-soroti-lampu-detektor-di-jalan-imam-bonjol-yang-sering-mati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10919</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</title>
		<link>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-2/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-2/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 22:41:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10913</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Desa Muara Kaman Ulu memiliki potensi sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan. Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menyebut sektor perikanan dan pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi warga, dengan dukungan tambahan dari pariwisata dan UMKM yang mulai tumbuh. “Potensinya, kalau pertama, perikanan. Kurang lebih 85 persen masyarakat menggantungkan hidup dari &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-2/">Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Desa Muara Kaman Ulu memiliki potensi sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan.</p>
<p>Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menyebut sektor perikanan dan pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi warga, dengan dukungan tambahan dari pariwisata dan UMKM yang mulai tumbuh.</p>
<p>“Potensinya, kalau pertama, perikanan. Kurang lebih 85 persen masyarakat menggantungkan hidup dari sektor perikanan,” ujarnya.</p>
<p>Kata dia, aktivitas perikanan, baik tangkap maupun budidaya, telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi identitas ekonomi warga desa.</p>
<p>Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa sekitar 15 persen masyarakat menggarap sektor pertanian palawija.</p>
<p>&#8220;Komoditas yang dibudidayakan cukup beragam, mulai dari jahe, terong, cabai, hingga buah-buahan seperti semangka dan melon. Kalau berbicara persentase, 15 persennya adalah pertanian palawija. Jadi, kita fokus ke situ juga,” tambahnya.</p>
<p>Namun, dia menegaskan membangun ekonomi desa tidak cukup hanya bergantung pada dua sektor utama tersebut. Pemerintah desa melihat peluang besar di sektor pariwisata sebagai pengungkit ekonomi lokal.</p>
<p>“Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tadi kan bukan hanya itu, termasuk pariwisata sih. Kalau sektor wisata hidup dan orang mulai datang ke desa, maka aktivitas ekonomi lain seperti UMKM juga akan ikut berkembang,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, menurut Hendra, pengembangan UMKM menjadi ujung tombak dari strategi memajukan pariwisata Muara Kaman Ulu. Produk lokal, makanan khas, dan kerajinan desa dinilai bisa menjadi daya tarik sekaligus penyokong ekonomi warga ketika wisatawan berkunjung.</p>
<p>Dia memaparkan, pemerintah desa kini mulai menata arah pembangunan agar selaras dengan pemanfaatan potensi yang ada, baik dari sisi sumber daya alam maupun kreativitas masyarakat.</p>
<p>“Kami berharap dengan mengoptimalkan sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata, perekonomian Desa Muara Kaman Ulu bisa semakin mandiri dan berkelanjutan,” timpalnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-2/">Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10913</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</title>
		<link>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata/</link>
					<comments>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[masdjoem]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2025 22:25:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Diskominfo Kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://latestbontang.com/?p=10910</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kutai Kartanegara – Desa Muara Kaman Ulu memiliki potensi sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan. Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menyebut sektor perikanan dan pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi warga, dengan dukungan tambahan dari pariwisata dan UMKM yang mulai tumbuh. “Potensinya, kalau pertama, perikanan. Kurang lebih 85 persen masyarakat menggantungkan hidup dari &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata/">Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kutai Kartanegara</strong> – Desa Muara Kaman Ulu memiliki potensi sumber daya yang cukup besar untuk dikembangkan.</p>
<p>Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menyebut sektor perikanan dan pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi warga, dengan dukungan tambahan dari pariwisata dan UMKM yang mulai tumbuh.</p>
<p>“Potensinya, kalau pertama, perikanan. Kurang lebih 85 persen masyarakat menggantungkan hidup dari sektor perikanan,” ujarnya.</p>
<p>Kata dia, aktivitas perikanan, baik tangkap maupun budidaya, telah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi identitas ekonomi warga desa.</p>
<p>Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa sekitar 15 persen masyarakat menggarap sektor pertanian palawija.</p>
<p>&#8220;Komoditas yang dibudidayakan cukup beragam, mulai dari jahe, terong, cabai, hingga buah-buahan seperti semangka dan melon. Kalau berbicara persentase, 15 persennya adalah pertanian palawija. Jadi, kita fokus ke situ juga,” tambahnya.</p>
<p>Namun, dia menegaskan membangun ekonomi desa tidak cukup hanya bergantung pada dua sektor utama tersebut. Pemerintah desa melihat peluang besar di sektor pariwisata sebagai pengungkit ekonomi lokal.</p>
<p>“Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat tadi kan bukan hanya itu, termasuk pariwisata sih. Kalau sektor wisata hidup dan orang mulai datang ke desa, maka aktivitas ekonomi lain seperti UMKM juga akan ikut berkembang,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, menurut Hendra, pengembangan UMKM menjadi ujung tombak dari strategi memajukan pariwisata Muara Kaman Ulu. Produk lokal, makanan khas, dan kerajinan desa dinilai bisa menjadi daya tarik sekaligus penyokong ekonomi warga ketika wisatawan berkunjung.</p>
<p>Dia memaparkan, pemerintah desa kini mulai menata arah pembangunan agar selaras dengan pemanfaatan potensi yang ada, baik dari sisi sumber daya alam maupun kreativitas masyarakat.</p>
<p>“Kami berharap dengan mengoptimalkan sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata, perekonomian Desa Muara Kaman Ulu bisa semakin mandiri dan berkelanjutan,” timpalnya. (Adv)</p>
<p>Artikel <a href="https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata/">Muara Kaman Ulu Fokus Kembangkan Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata</a> pertama kali tampil pada <a href="https://latestbontang.com">Latest Bontang</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://latestbontang.com/muara-kaman-ulu-fokus-kembangkan-perikanan-pertanian-dan-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10910</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
